Katakata.id – Gedung Serba Guna (GSG) Politeknik Caltex Riau (PCR) berubah menjadi ruang pertemuan antara pencari kerja dan dunia industri. Selama dua hari, 27–28 Agustus 2026, sebanyak 31 perusahaan dari berbagai sektor membuka kesempatan bagi talenta untuk mencari peluang karier melalui PCR Job Fair 2026.
Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pencari kerja untuk tidak sekadar menyerahkan lamaran, tetapi juga bertemu langsung dengan perusahaan, menggali informasi posisi yang tersedia, hingga mengikuti proses seleksi.
Dari 31 perusahaan yang berpartisipasi, 23 perusahaan hadir langsung di GSG PCR, sementara delapan perusahaan lainnya membuka proses rekrutmen secara daring. Pola ini membuat pencari kerja memiliki lebih banyak pilihan untuk mengikuti proses seleksi sesuai mekanisme yang diterapkan masing-masing perusahaan.
PCR Job Fair 2026 resmi dibuka Direktur PCR, Dr. Erwin Setyo Nugroho, Kamis (27/8/2026). Erwin mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya PCR mempertemukan talenta dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia industri.
“Job fair ini menjadi penghubung para talenta-talenta terbaik dengan perusahaan,” ujar Erwin.
Menurutnya, job fair kali ini memiliki makna khusus karena digelar bertepatan dengan 25 tahun perjalanan PCR. Berbeda dengan sejumlah pelaksanaan sebelumnya yang pernah menggandeng lembaga pemerintah seperti Dinas Tenaga Kerja maupun Kementerian Ketenagakerjaan, PCR Job Fair 2026 diselenggarakan secara mandiri oleh PCR.
“Job fair ini tidak rutin kita laksanakan setiap tahun. Ini berkaitan dengan HUT ke-25 PCR. Sebelumnya kita menyelenggarakan job fair bekerja sama dengan lembaga lain seperti Disnaker atau Kemenaker. Kali ini murni PCR yang menyelenggarakannya,” jelas Erwin.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PCR dalam memperluas akses karier bagi alumni maupun masyarakat umum. Terlebih, PCR telah memiliki Sumatera Karir Center, yang menjadi wadah bagi ribuan pencari kerja dan talenta profesional.
Dari Perkebunan hingga Industri Elektronik
Perusahaan yang mengikuti PCR Job Fair 2026 merupakan mitra PCR dan datang dari berbagai sektor industri. Mulai dari perkebunan, industri, elektronik, hingga sektor pendanaan.
Tak hanya berasal dari Riau, sejumlah perusahaan peserta juga datang dari berbagai daerah, seperti Kepulauan Riau, Jakarta, Banten, hingga Kalimantan.
Keberagaman sektor dan asal perusahaan tersebut membuka peluang yang lebih luas bagi pencari kerja dengan latar belakang pendidikan maupun kompetensi yang berbeda.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi para alumni maupun masyarakat luas,” kata Erwin.
Sementara itu, Ketua Panitia PCR Job Fair 2026 yang juga Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan, Pemasaran dan Kemitraan PCR, Zainal Arifin Renaldo, S.S., M.Hum., mengatakan kegiatan dirancang agar proses pertemuan antara perusahaan dan pencari kerja berlangsung lebih mudah dan terbuka.
Menurut Zainal, kehadiran 23 perusahaan secara langsung memberikan kesempatan kepada pencari kerja untuk berdiskusi dengan perwakilan perusahaan, mengetahui kebutuhan tenaga kerja, sekaligus mengikuti tahapan rekrutmen di lokasi.
Sementara delapan perusahaan lainnya memberikan kesempatan yang sama melalui mekanisme rekrutmen daring.
“Mudah-mudahan para pencari kerja dan perusahaan berjodoh di sini,” ujar Zainal.
Ia juga mengingatkan para pencari kerja untuk mempersiapkan dokumen lamaran sebelum mengikuti proses seleksi. Dokumen tersebut antara lain curriculum vitae (CV), surat lamaran, ijazah, serta dokumen pendukung lain sesuai persyaratan masing-masing perusahaan.
Yang menarik, PCR Job Fair 2026 dapat diikuti secara gratis, baik oleh pencari kerja maupun perusahaan peserta.
Lebih dari sekadar bursa lowongan pekerjaan, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara talenta, perguruan tinggi, dan kebutuhan industri. PCR berharap kesempatan tersebut dapat membuka lebih banyak pintu karier bagi para alumni dan masyarakat, sekaligus membantu perusahaan menemukan talenta yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Di tengah ketatnya persaingan dunia kerja, kesempatan bertemu langsung dengan perusahaan seperti ini menjadi momentum penting. Sebab, bagi sebagian pencari kerja, satu lamaran mungkin hanya selembar kertas—tetapi satu pertemuan bisa menjadi awal sebuah karier.(RLS/Rasid)
