Katakata.id – Komitmen mendukung akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera kembali diwujudkan ULZ Palito Minang Berdaya bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sumatera Barat. Melalui Program Bantuan Biaya Pendidikan, sebanyak 73 pelajar dan mahasiswa menerima bantuan pendidikan yang disalurkan di Padang, Jumat (10/7/2026).
Para penerima manfaat terdiri atas siswa jenjang SD, SMP, SMA, hingga mahasiswa yang berasal dari keluarga dhuafa. Program ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus memberi semangat agar para penerima terus belajar dan meraih cita-cita.
Ketua Yayasan ULZ Palito Minang Berdaya, Dr. Erwin, M.A mengatakan pendidikan merupakan investasi terbaik dalam membangun generasi yang berkualitas sekaligus menjadi jalan memutus mata rantai kemiskinan.
“Kami percaya pendidikan adalah kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan. Bersama IZI Sumatera Barat, kami ingin memastikan anak-anak dan generasi muda dari keluarga prasejahtera tetap memiliki kesempatan menempuh pendidikan dengan baik. Semoga bantuan ini menjadi penyemangat untuk terus belajar, berprestasi, dan kelak menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak pelajar dan mahasiswa yang memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tanpa terkendala biaya.
Sementara itu, Kepala Cabang IZI Sumatera Barat, Abdul Ghofur SE menegaskan bahwa program tersebut merupakan wujud amanah para donatur yang menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui IZI.
Menurutnya, bantuan pendidikan bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan biaya sekolah dan kuliah, tetapi juga menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus meningkatkan prestasi.
“Alhamdulillah, kami kembali menyalurkan amanah para donatur melalui Program Bantuan Biaya Pendidikan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban pendidikan sekaligus menjadi penyemangat bagi adik-adik dan mahasiswa untuk terus belajar, berprestasi, dan menggapai cita-cita,” kata Abdul Ghofur.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah agar semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu yang dapat melanjutkan pendidikan.
Rasa syukur disampaikan salah seorang penerima manfaat, Putri Umnia Tarigan yang mengaku bantuan tersebut sangat berarti dalam mendukung kelancaran studinya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada IZI dan Palito Minang atas bantuan pendidikan ini. Bantuan tersebut sangat membantu meringankan biaya kuliah sehingga saya bisa lebih fokus menyelesaikan pendidikan. Selain itu, saya juga semakin termotivasi untuk terus berprestasi dan mengembangkan diri,” ujarnya.
Hal serupa diungkapkan penerima manfaat lainnya, **Alfajar Dwi Syafii**, yang menilai bantuan tersebut memberi kesempatan baginya untuk lebih fokus belajar.
“Saya sangat bersyukur menjadi salah satu penerima bantuan ini. Dukungan yang diberikan sangat membantu meringankan biaya sekolah sehingga saya bisa lebih fokus belajar dan terus berusaha meraih prestasi,” katanya.
Sementara itu, Aulia Ramadhani mengaku program tersebut memberikan dorongan moral untuk terus mengejar impian.
“Bantuan ini bukan hanya membantu kebutuhan pendidikan saya, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak menyerah dalam mengejar cita-cita,” tuturnya.
Melalui Program Bantuan Biaya Pendidikan ini, ULZ Palito Minang Berdaya bersama IZI Sumatera Barat berharap semakin banyak pelajar dan mahasiswa dari keluarga dhuafa yang dapat mengakses pendidikan secara layak.
Kolaborasi tersebut juga menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang tepat sasaran mampu menghadirkan manfaat nyata, sekaligus melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi masyarakat serta bangsa.(Sinthiya adela fitri/Rasid Ahmad)
