Katakata.id – Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Tani Indramayu (STI) memulai aksi berjalan kaki menuju Istana Negara di Jakarta sebagai bentuk protes terhadap belum terealisasinya sejumlah bantuan yang dijanjikan Kementerian Pertanian.
Aksi long march tersebut dimulai dari Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Senin (27/7/2026). Para petani mengaku memilih berjalan kaki karena berbagai upaya komunikasi dengan pemerintah selama ini belum memberikan kepastian terkait realisasi bantuan yang mereka harapkan.
Ketua Serikat Tani Indramayu, Casudi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penagihan atas komitmen Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang sebelumnya menjanjikan pembangunan dua titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) saat peringatan Hari Tani pada 24 September 2025.
Selain pembangunan irigasi, para petani juga menuntut pemerintah segera merealisasikan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang telah lama diajukan melalui proposal.
“Kami juga meminta pemerintah segera merealisasikan bantuan alat dan mesin pertanian yang sudah diajukan, tetapi hingga kini belum juga terealisasi,” ujar Casudi, seperti dikutip dari akun X @Melihat_Indo.
Menurutnya, aksi berjalan kaki dipilih setelah berbagai jalur komunikasi dengan Kementerian Pertanian tidak menghasilkan kepastian mengenai waktu pelaksanaan bantuan tersebut.
Para petani berharap pemerintah bersedia menemui mereka dan memberikan penjelasan secara langsung mengenai realisasi janji yang telah disampaikan.
Mereka juga menegaskan akan terus melanjutkan perjalanan menuju Jakarta hingga memperoleh respons resmi dari pemerintah.
Aksi tersebut menarik perhatian masyarakat di sepanjang jalur Pantura. Warga tampak menyaksikan rombongan petani yang berjalan membawa berbagai atribut sebagai simbol perjuangan mereka.
Bagi para petani, pembangunan jaringan irigasi serta bantuan alsintan menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produktivitas pertanian, menekan biaya produksi, dan mendukung kesejahteraan petani di Kabupaten Indramayu.
Mereka berharap aksi damai tersebut dapat mendorong pemerintah segera memenuhi komitmen yang telah disampaikan sehingga berbagai persoalan yang dihadapi petani dapat segera memperoleh solusi nyata.(Rasid Ahmad)
