Katakata.id — Cuaca di Provinsi Riau pada Rabu (8/4/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan, namun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah. Di sisi lain, jumlah titik panas (hotspot) masih tergolong tinggi dan menjadi perhatian serius.
Berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Riau, pagi hari diawali dengan cuaca cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan diprediksi terjadi di wilayah Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai.
Memasuki siang hingga sore, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mulai meluas, terutama di wilayah Siak, Bengkalis, Pelalawan, Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Dumai. Sementara pada malam hari, cuaca cenderung berawan dengan potensi hujan di hampir seluruh wilayah Riau.
Kondisi ini berlanjut hingga dini hari, dengan udara kabur hingga hujan ringan. Beberapa daerah seperti Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Dumai masih berpotensi diguyur hujan.
Forecaster On Duty BMKG Riau, Deby C, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah seperti Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, dan Dumai, terutama pada siang hingga malam hari.
“Cuaca ekstrem ini berpotensi menimbulkan dampak seperti genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, kondisi perairan Riau relatif aman dengan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau dalam kategori rendah.
Di tengah potensi hujan tersebut, jumlah hotspot di Riau justru masih tinggi. Dari total 157 titik panas di wilayah Sumatera, sebanyak 98 titik berada di Riau. Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 92 titik. Sisanya tersebar di Pelalawan (3 titik), serta masing-masing satu titik di Rokan Hilir, Siak, dan Indragiri Hulu.
Tingginya jumlah hotspot ini mengindikasikan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih mengintai, terutama di wilayah Bengkalis. Meski hujan mulai turun di beberapa daerah, upaya pencegahan dan pengawasan tetap perlu ditingkatkan.
Dengan kombinasi cuaca yang dinamis dan ancaman karhutla, masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta mengikuti perkembangan informasi cuaca terkini dari BMKG. (RSD)
