Katakata.id – Nama Hj. Etik Suryani, S.E., M.M. menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa Bupati Sukoharjo tersebut termasuk salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Solo Raya, Jumat (10/7/2026).
Etik merupakan satu dari empat orang yang telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif. KPK menduga perkara yang tengah diusut berkaitan dengan tindak pidana pemerasan. Penyidik juga menyita barang bukti berupa logam mulia serta uang tunai dalam rupiah dan valuta asing dengan nilai mencapai miliaran rupiah.
Lahir pada 15 Maret 1963, Etik Suryani merupakan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) yang menjabat sebagai Bupati Sukoharjo selama dua periode, yakni 2021–2025 dan 2025–2030. Ia kembali dilantik sebagai bupati untuk periode kedua pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
Etik bukan sosok baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Ia merupakan istri Wardoyo Wijaya, yang memimpin Kabupaten Sukoharjo selama dua periode, yakni 2010–2015 dan 2016–2021.
Sebelum terjun ke dunia politik, Etik meniti karier di sektor perbankan hingga dipercaya menduduki jabatan sebagai kepala cabang. Pengalaman manajerial tersebut kemudian menjadi bekal saat aktif memimpin Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo.
Di bawah kepemimpinannya, TP PKK Sukoharjo meraih sejumlah prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Beberapa di antaranya adalah Juara Pakarti Utama I Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Tingkat Nasional yang diwakili Kelurahan Kenep, Juara Pakarti Utama I Lomba Posyandu Tingkat Nasional melalui Posyandu Mawar III Desa Puron, serta Juara Pakarti Madya III Lomba UP2K Tingkat Nasional melalui Desa Sidorejo.
Etik juga menerima penghargaan Manggala Karya Kencana dari Kepala BKKBN pada 2015. Selain itu, TP PKK Sukoharjo di bawah kepemimpinannya berhasil meraih Juara II Lomba Bina Keluarga Balita (BKB) Holistik Integratif Tingkat Provinsi Jawa Tengah dan Juara I Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017.
Pada Pilkada Sukoharjo 2024, Etik kembali maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Eko Sapto Purnomo dari Partai Gerindra. Pasangan tersebut menang melawan kotak kosong dengan perolehan 319.923 suara atau 66,76 persen dari total suara sah.
Kini, perjalanan politik Etik memasuki babak baru setelah namanya terseret dalam OTT KPK di Solo Raya. Meski telah dibawa ke Jakarta untuk diperiksa, hingga saat ini KPK belum mengumumkan secara resmi penetapan tersangka, sehingga status hukum Etik masih sebagai pihak yang menjalani pemeriksaan.(Rasid Ahmad)
