Katakata.id – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momen istimewa bagi Polda Riau. Di tengah upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7), Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan tanda kehormatan Nugraha Sakanti kepada Polda Riau sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Penghargaan bergengsi tersebut menempatkan Polda Riau sebagai salah satu dari hanya 12 satuan kerja Polri di Indonesia yang dinilai berjasa, berprestasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain Polda Riau, penghargaan serupa juga diterima Divisi Hukum Polri, Pusat Keuangan Polri, Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat, Polda Sumatera Utara, Polda Lampung, Polda Kalimantan Tengah, dan Polda Nusa Tenggara Barat.
Dalam amanatnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia saat ini sedang menjalani transformasi besar di berbagai sektor. Menurutnya, seluruh agenda pembangunan hanya dapat berjalan apabila didukung oleh situasi keamanan yang stabil.
Presiden menekankan bahwa kemakmuran tidak akan tercapai tanpa stabilitas, pembangunan tidak mungkin berjalan tanpa keamanan, dan negara tidak akan menjadi kuat tanpa aparat yang mendapatkan kepercayaan dari masyarakat.
Selain itu, Presiden juga memberikan apresiasi kepada Polri atas kontribusinya dalam mendukung berbagai program strategis nasional, mulai dari ketahanan pangan, Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan infrastruktur masyarakat, hingga penanganan berbagai bencana.
Dihadapan seluruh jajaran Polri, Presiden berpesan agar setiap personel terus menjaga kepercayaan publik dengan meningkatkan profesionalisme, menjunjung tinggi integritas, dan tetap setia mengabdi kepada bangsa serta rakyat Indonesia.
Penganugerahan Nugraha Sakanti tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 37/TK/2026, Keputusan Presiden Nomor 38/TK/2026, serta Keputusan Presiden Nomor 55/Polri Tahun 2026 yang dibacakan Sekretaris Militer Presiden, Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menyambut penghargaan tersebut dengan penuh rasa syukur. Menurutnya, penghargaan itu bukan sekadar simbol keberhasilan institusi, melainkan buah dari kerja keras seluruh personel Polda Riau bersama dukungan masyarakat yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan kehormatan bagi seluruh keluarga besar Polda Riau. Ini bukan milik seorang Kapolda, tetapi hasil dari dedikasi, kerja keras, dan pengabdian seluruh personel, serta sinergi yang terbangun dengan masyarakat,” ujar Herry.
Alumni Akpol 1996 itu menegaskan bahwa Nugraha Sakanti bukanlah garis akhir sebuah pencapaian, melainkan amanah sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menyebut arahan Presiden menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat merupakan kehormatan tertinggi yang harus terus dijaga.
“Penghargaan ini kami jadikan pemacu semangat untuk terus menghadirkan Polri yang profesional, humanis, berintegritas, dan selalu hadir memberikan solusi bagi masyarakat,” katanya.
Herry memastikan berbagai inovasi yang telah dijalankan Polda Riau akan terus diperkuat sebagai bagian dari implementasi transformasi Polri dan kebijakan Presiden.
Ke depan, Polda Riau akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum yang berkeadilan, mendukung program ketahanan pangan nasional, memperluas kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, serta mengimplementasikan konsep *Green Policing* sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
“Itulah cara kami menerjemahkan amanah Presiden dalam pengabdian sehari-hari,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Herry berharap penghargaan Nugraha Sakanti menjadi energi baru bagi seluruh jajaran Polda Riau untuk terus bekerja dengan tulus, rendah hati, dan penuh integritas demi menjaga kepercayaan masyarakat.
“Kami berkomitmen memberikan pengabdian terbaik agar keamanan tetap menjadi fondasi bagi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.(SID/HBN)
