Prime HeadlineBeritalogyJurna CoreTasty Plate PediaBeauty Glow Pediakilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To Findslot gacoraloha4daloha4daloha4dBrivifyjuliet4d loginjuliet4djuliet4d linkjuliet4d loginbima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibima88emas tersandung inflasi dolar kuat kembali menguasai pasarharga perak terpukul investor bersiap hadapi gejolak baruharga emas bertahan tipis di tengah guncangan globalapple homeview rumah pintar makin praktisrupiah kembali tertekan dolar as bertahan tinggipersib bungkam the cong viettel tolic ungkap suasana timalwi farhan denmark open 2026keberuntungan shio kuda menguat peluang besarcashmere makeup jadi tren wajah lembutratusan hiu muncul bersamaan perairan buton jadi sorotanbutter salt roll is rising fast simple yet addictivejajanan nusantara naik daun rasa lokal primadonarestoran dalam gang viral lokasinya tersembunyi tapi ramaivegan protein bowl makin populer untuk diet harianbeams blouson tiga jenis kulittato cangkang kerang dan maknanyakisah jabir bin abdullahmonsters inc tiga proyek pixarmadrid roma player ratings reviewacer sospiro dua layar baruberlliana lovell respons ucapan livepertamina percepat distribusi bbm balidinamika simbol putarandistribusi simbol acakhit rate statistiklonjakan multiplier rotasimultiplier progresif faseritme simbol langka rtp dinamika jangka panjangscatter ritme rangkaianvolatilitas sebaran nilaiwild susunan reelalgoritma susunan ikoninterval scatter simbolmatematika reel digitalmultiplier nilai bertingkatpeluang simbol khususpemetaan wild reelrasio hit kombinasirtp nilai teoretissampel putaran sesivolatilitas jarak kombinasidistribusi multiplier intervalkeacakan simbol ritmemultiplier lonjakan rotasiperubahan kombinasi ikonrtp distribusi teoretisscatter bertumpuk ritmeteknik putaran scattervariansi multiplier rentangvolatilitas sebaran nilaiwild beruntun kombinasiaudio imersif gamedinamika simbol putaranevolusi grafis interaktiffree spin aktivasiilusi pola keacakanmultiplier variasi nilairng pengacakan independenrtp acuan matematisscatter fitur interaktifvolatilitas risiko sesiautoplay pola interaksidinamika transformasi simbolevolusi mesin reelmekanisme aturan bonusmemori hasil kecilprobabilitas bonus virtualrisiko variabel digitalritme visual sesiscatter algoritma digitalstatistik struktur digitalmg s5 ev zs hybrid andalan indonesiabangunan terbengkalai legenda horor masa lampaupasar smartphone china melemahbahaya gas etilenruang rawat inap rsuierling haaland aturan marescaartis inisial ro dilaporkancharles oliveira soroti masa depan gaethjekarhutla tanjung puting jalur darat sumur bormengenal penyakit pes masih perlu diwaspadaipentagon hadapi militer chinacheap android phones preinstalled malwaresifu officially launches on android and ioslsu basketball roster uncertaintyxiaomi 18 fold tops antutu september 2026emas mulai mencuri perhatian pasarharga perak mulai memanas pasar bersiap lonjakan baruharga emas menjaga momentum pasarkesehatan metabolik berat badan bukan segalanyamitsubishi destinator segudang fitur perjalanan nyamanpattynama berpeluang tampil lawan persitakiandra ramadhipa siap gaspol misano target podiumlibra diapit keberuntungan karier asmara bersemiretro sporty look kembali viral gaya santai stylishkeunikan burung secretary bird pemburu ularcustard bomboloni recipe creamy fillingsate rembiga makin diburu pedas gurih menggodatren fusion lokal hidangan tradisional lebih beranilow carb plate makan kenyang tanpa banyak karbokongres as soroti kapas xinjiangdolar as tembus rp18000 bi perkuatredmagic 12 pro plus resmi gameantrean bbm mengular di balivespa matik butuh penanganan khususmengenal jessica dive mastertragedi sekolah pakistan atap ambrukmorning wood bisa jadi sinyal kesehatanskincare set labore jadi andalan jeruk dan vitamin c untuk tubuhowstons civet musang unik asiabivol vs callum smith tiga sabuksate lilit bali aroma rempahbrown butter honey bunpistachio milk pudding recipebeef enoki rolls mealswhy daily sketching is becomingstop sacrificing yourselfred takes over as fall 2026argentina university funding crisis buenos

Pencabutan Izin 28 Perusahaan di Sumatra Dinilai Langkah Awal, WALHI dan Elang Desak Pemulihan Ekologis

Katakata.id – Pencabutan 28 izin perusahaan di tiga provinsi terdampak bencana ekologis banjir Sumatra—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—dinilai sebagai langkah awal yang tepat untuk menata ulang pengelolaan lahan dan hutan, sekaligus mengembalikan sumber-sumber penghidupan rakyat yang selama ini dirampas.

Ke-28 perusahaan tersebut terdiri dari 22 Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dan 6 korporasi di sektor pertambangan, perkebunan, serta pemanfaatan hasil hutan kayu. Dua di antaranya adalah PT Sumatera Riang Lestari (SRL) dan PT Sumatera Sylva Lestari (SSL), perusahaan perkebunan akasia yang beroperasi lintas provinsi di Sumatera Utara dan Riau.

Dalam konferensi pers Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kantor Presiden pada 20 Januari 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa izin PT SRL seluas 173.971 hektare dan PT SSL seluas 42.350 hektare telah dicabut. Berdasarkan paparan tersebut, seluruh izin kedua perusahaan pemasok kayu PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) itu dinyatakan tidak lagi berlaku.

Di Riau, konsesi PT SRL tersebar di Kabupaten Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir, serta sebagian wilayah Sumatera Utara. Sementara PT SSL beroperasi di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, dan Padang Lawas, Sumatera Utara.

Proses pengangkutan Kayu PT SRL dari Pulau Rupat menuju Pelabuhan Futong. (Dok. Walhi Riau)

Selama beroperasi, PT SRL dan PT SSL memiliki rekam jejak pelanggaran lingkungan, kehutanan, dan hak asasi manusia, termasuk keterlibatan berulang dalam kebakaran hutan dan lahan di wilayah konsesi. Aktivitas PT SRL juga dinilai meningkatkan kerentanan ekologis di pulau kecil Rupat dan Rangsang, Riau.

Direktur WALHI Riau, Eko Yunanda, menegaskan bahwa pencabutan izin harus diikuti langkah tegas lainnya, termasuk penertiban terhadap 22 perusahaan lain yang izinnya turut dicabut.

“Berbagai pelanggaran lingkungan hidup dan konflik yang ditimbulkan korporasi ekstraktif telah merugikan masyarakat adat dan lokal di Riau. Kami tidak ingin menunggu bencana ekologis menimpa wilayah kami terlebih dahulu baru pemerintah bertindak,” kata Eko dalam siaran persnya, Jumat (23/1/2026)

Ia menambahkan, lebih dari setengah wilayah Provinsi Riau dikuasai industri ekstraktif, sementara sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan hutan dan gambut yang rentan terhadap kerusakan.

Senada, Direktur Perkumpulan Elang, Besta Junandi, menekankan bahwa pencabutan izin harus diikuti pemulihan ekologis dan pengembalian hak masyarakat adat. Menurutnya, sejak awal kehadiran PT SRL dan PT SSL tidak melalui persetujuan atau partisipasi bermakna masyarakat setempat.

“Pemulihan lingkungan hidup dan hak masyarakat adat yang dirampas harus menjadi langkah awal pasca pencabutan izin. Jangan sampai yang terjadi hanya pergantian aktor perusak lingkungan,” tegas Besta.

Ia berharap pencabutan izin kedua perusahaan tersebut membawa kedamaian bagi masyarakat di Pulau Rupat, Rangsang, Blok Bayas, dan Rokan Hulu, bukan justru membuka ruang bagi eksploitasi baru.(Rilis/RA)

No

Nama Perusahaan

Afiliasi

Pelanggaran di Sektor Kehutanan

PBPH

1 PT Diamond Raya Timber   –   Deforestasi;

–   Tidak mampu menjaga seluruh areal kerjanya;

–   Mengancam habitat harimau sumatera;

–   Konflik lahan dengan masyarakat;

–   Berada pada kawasan ekosistem gambut lindung; dan

–   Merusak ekosistem mangrove;

2 PT Riau Abadi Pulp and Paper Pulau Padang

APRIL

–     Karhutla;

–     Tidak menjalankan kewajiban restorasi gambut;

–     Terdapat aktivitas penanaman eukaliptus di areal prioritas restorasi;

–     Tidak ditemukan menara pantau api, khususnya di lokasi yang berulang kali terbakar;

–     Menambah beban pulau kecil.

3 PT Seraya Sumber Lestari

APRIL

–     Indikasi korpusi perizinan;

–     Konflik dengan masyarakat Desa Tumang; dan

–     Laporan Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) 2024–2025 yang menunjukkan seluruh indikator lingkungan PT SSL berstatus merah, yaitu:

1.   Pengendalian Pencemaran Air

2.   Pengendalian Pencemaran Udara

3.   Pengelolaan Limbah B3

4.   Pengelolaan Gambut

5.   Pengelolaan B3

6.   Pengelolaan Sampah

4 PT Satria Perkasa Agung

APP

–     Karhutla;

–     Tidak menjalankan kewajiban restorasi gambut;

–     Ditemukan aktivitas pemanenan tanaman Eukaliptus di areal bekas kebakaran; dan

–     Terdapat perkebunan kelapa sawit di areal konsesi PT SPA.

5 PT Seikato Pratama Makmur

APP

–     Karhutla;

–     Tidak menjalankan kewajiban restorasi gambut; dan

–     Terdapat perkampungan dan perkebunan masyarakat dalam areal kerja perusahaan di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis

6 PT Bukit Batu Hutani Alam (BBHA)   –     Karhutla;

–     Tidak menjalankan kewajiban restorasi gambut; dan

–     Indikasi penebangan hutan di luar areal konsesi.

7 PT Ruas Utama Jaya

APP

–     Berulang kali terbakar;

–     Tidak menjalankan kewajiban restorasi gambut; dan

–     Terdapat pemukiman, Perkebunan kelapa sawit, dan tambak di areal kerja perusahaan

8 PT Suntara Gajapati

APP

–     Terdapat pemukiman, Perkebunan kelapa sawit, dan tambak di areal kerja Perusahaan
9 PT Rimba Mandau Lestari

APP

–     Karhutla;

–     Tidak menjalankan kewajiban restorasi gambut; dan

–     Seluruh areal konsesi berada di kawasan ekosistem gambut lindung.

10 PT Balai Kayang Mandiri

APP

–     Karhutla;

–     Tidak menjalankan kewajiban restorasi gambut;

–     Terdapat tanaman eukaliptus dan bukaan lahan baru pada lokasi prioritas restorasi di areal kerja PT BKM; dan

–     Terdapat tanaman eukaliptus di luar izin.

Perkebunan Kelapa Sawit

11 PT Gunung Mas Raya

SIMP/

Indofood Grup

–     Konflik lahan dengan masyarakat;

–     Perkebunan dalam kawasan ekosistem gambut lindung seluas 2.174 ha adalah gambut fungsi lindung;

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan; dan

–     Perkebunan kelapa sawit di luar HGU/IUP seluas 1.787,7 ha

12 PT Salim Ivomas Pratama

SIMP/

Indofood Grup

–     Konflik lahan dengan masyarakat Melayu Kenegerian Kubu; dan

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan

13 PT Ivomas Tunggal

SMG

–     Konflik lahan dengan masyarakat Suku Sakai;

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan;

–     Perkebunan kelapa sawit 1-2 meter di pinggir sungai;

–     Membuang limbah B3 jenis spent bleaching earth dan fly ash;

–     Membuang limbah ke laut; dan

–     Merusak ekosistem mangrove

14 PT Padasa Enam Utama

PTPN IV

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan
15 PT Sawit Asahan Indah

AAL

–     Konflik lahan dengan masyarakat Desa Lubuk Bendahara Timur dan Sei Kuning, Lubuk Bilang, Teluk Aur dan Induk Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu; dan

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan

16 PT Sekar Bumi Alam Lestari

KLK

–     Konflik lahan dengan masyarakat di Desa Kota Garo dan Koto Aman, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar;

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan

17 PT Ramajaya Pramukti

GAR

–     Menaman kelapa sawit di pinggir sungai sehingga menyebabkan erosi dan pendangkalan sungai;

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan; dan

–     Konflik lahan dengan Masyarakat Hukum Adat Kenegerian Petapahan dan masyarakat di Desa Suka Mulia dan Beringin Lestari Kabupaten Kampar.

18 PT Banyu Bening Utama

Darmex

–     Korupsi perizinan;

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan ekosistem gambut lindung seluas 2.413,8 ha;

–     Konflik dengan masyarakat Desa Kuala Cenaku, Inhu; dan

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan

19 PT Gandaerah Hendana

Samsung C&T

–     Berulang kali karhutla; dan

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan;

–     Perkebunan kelapa sawit di luar HGU/IUP seluas 1.673,47;

–     Perkebunan kelapa sawit pada ekosistem gambut lindung seluas 338,3ha merupakan

20 PT Inecda

Samsung C&T

–     Konflik lahan dengan Masyarakat Hukum Adat Suku Talang Mamak;

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan

–     Perkebunan kelapa sawit di pinggir sungai; dan

–     Perkebunan kelapa sawit pada ekosistem gambut lindung seluas 944,9 ha.

21 PT Peputra Supra Jaya

Peputra Masterindo

–     Tidak memiliki izin pelepasan kawasan pada proses penerbitan izin perkebunan;

–     Tidak memiliki HGU;

–     Karhutla; dan

–     Perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan

Pertambangan

22 PT Bara Prima Pratama   –     Mencemari sungai Rateh;

–     Konflik lahan dengan masyarakat Batu Ampar, Inhil;

–     Dampak buruk blasting terhadap pemukiman masyarakat;

–     Berada pada kawasan hutan seluas 2.988,54 ha

Related posts