Katakata.id – Sebanyak 125 warga terdampak bencana galodo di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mendapatkan layanan kesehatan dan bantuan makanan tambahan dari Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sumatera Barat bersama Paragon, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang masih menjalani masa pemulihan setelah bencana galodo melanda wilayah tersebut pada 21 September 2026. Selain pemeriksaan kesehatan, warga juga menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa biskuit, susu, dan telur untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi pascabencana.
Layanan ini dinilai penting karena sejumlah warga mulai mengeluhkan gangguan kesehatan, sementara akses terhadap pelayanan medis di wilayah terdampak masih menjadi persoalan.
Wali Jorong Kayu Aro, Amral, mengatakan masyarakat di wilayahnya belum mendapatkan layanan kesehatan sejak bencana terjadi. Ia menyebut sejumlah warga mulai mengalami keluhan, seperti sesak napas, demam, dan nyeri.
“Sejak kejadian bencana galodo 21 September lalu, belum ada layanan kesehatan di jorong kami. Saat ini sebagian besar warga sudah mengeluhkan sesak napas, demam, dan nyeri. Alhamdulillah, kegiatan layanan kesehatan ini sangat bermanfaat bagi warga, begitu juga dengan pemberian paket makanan tambahan,” ungkap Amral.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Paragon dan IZI yang telah menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayahnya. Ia berharap bantuan tersebut menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang terlibat.
Manfaat kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh warga lanjut usia. Lamsini, 78 tahun, salah seorang penerima manfaat asal Jorong Kayu Aro, mengaku bersyukur dapat memperoleh layanan kesehatan sekaligus bantuan makanan tambahan.
“Alhamdulillah, layanan kesehatan ini sangat bermanfaat, begitu juga dengan pemberian makanan tambahan. Terima kasih Paragon dan IZI atas bantuan layanan kesehatan ini. Semoga menjadi amal saleh. Aamiin,” ujarnya.
Kabid PPZ IZI Sumatera Barat, Ksatrya Herizon Putra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya IZI bersama mitra untuk membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat setelah bencana.
“Kami berharap layanan kesehatan ini dapat membantu masyarakat menjaga kondisi kesehatannya di tengah proses pemulihan pascabencana. Melalui pemberian makanan tambahan berupa biskuit, susu, dan telur, kami juga berharap kebutuhan nutrisi masyarakat dapat terbantu,” kata Ksatrya.
Ia juga mengapresiasi dukungan Paragon dalam kolaborasi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, sinergi berbagai pihak diperlukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, HRCA Paragon Padang, Elsa Mayori, menyampaikan bahwa kolaborasi bersama IZI Sumatera Barat merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan setelah mengalami bencana.
“Melalui kolaborasi bersama IZI Sumatera Barat, kami berharap layanan kesehatan dan pemberian makanan tambahan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Solok. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjadi penyemangat untuk bangkit bersama pascabencana,” ungkap Elsa.
Melalui kegiatan ini, IZI Sumatera Barat dan Paragon berharap layanan kesehatan serta bantuan makanan tambahan dapat meringankan beban warga terdampak galodo sekaligus mendukung proses pemulihan mereka.
IZI Sumatera Barat turut menyampaikan apresiasi kepada Paragon dan seluruh pihak yang berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat terdampak bencana memperoleh bantuan sesuai kebutuhan mereka.(RLS/Rasid)
