Katakata.id – Gerbong mutasi di tubuh Polda Riau kembali bergerak. Sejumlah pejabat utama dan kepala kepolisian resor (Kapolres) mendapat penugasan baru, mulai dari Wakapolda Riau, Karo SDM, hingga Kapolres Bengkalis dan Kapolres Pelalawan.
Mutasi tersebut tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026 yang diterbitkan pada Minggu (30/8/2026).
Salah satu pergeseran yang paling menonjol adalah Brigjen Pol Hengki Haryadi. Wakapolda Riau itu mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Papua Barat Daya.
Posisi Wakapolda Riau yang ditinggalkan Hengki selanjutnya diisi Brigjen Pol Sumson Zet Ringu, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Gorontalo.
Penugasan baru tersebut menjadi langkah penting dalam karier Hengki di institusi Polri. Pengalamannya yang panjang, terutama di bidang reserse dan penyidikan, menjadi salah satu rekam jejak yang mengiringi penugasan tersebut.
Hengki sendiri belum lama menduduki jabatan Wakapolda Riau. Ia baru dilantik pada 14 Desember 2025, menggantikan Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo.
Perubahan juga terjadi pada jabatan Karo SDM Polda Riau. Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang mendapat penugasan baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri.
Posisi Karo SDM Polda Riau selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol Tris Lesmana Zeviansyah, yang sebelumnya menjabat Karo SDM Polda Bengkulu.
Di tingkat kewilayahan, mutasi juga menyentuh dua Kapolres di Riau.
AKBP Fahrian Saleh Siregar, yang sebelumnya memimpin Polres Bengkalis, mendapat tugas baru sebagai Wakapolresta Sidoarjo, Polda Jawa Timur.
Jabatan Kapolres Bengkalis selanjutnya diisi AKBP Eko Rubianto, yang sebelumnya menjabat Kapolres Ogan Komering Ilir, Polda Sumatera Selatan.
Sementara itu, AKBP John Louis Lettedara yang sebelumnya menjabat Kapolres Pelalawan mendapat penugasan baru sebagai Kapolres Indragiri Hulu (Inhu).
John menggantikan AKBP Eka Ariandi Putra, yang bergeser menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadir Reskrimum) Polda Riau.
Untuk posisi Kapolres Pelalawan, Polri menunjuk AKBP Ahmad Nur A, yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Muda Bareskrim Polri.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Akmadi membenarkan adanya pergeseran sejumlah pejabat tersebut.
“Benar, Wakapolda, Karo SDM dan dua Kapolres dimutasi,” kata Akmadi singkat.
Mutasi ini sekaligus membawa wajah baru pada sejumlah posisi strategis di jajaran Polda Riau. Pergantian pimpinan di tingkat pejabat utama maupun Kapolres diharapkan dapat menjaga kesinambungan pelayanan, pengamanan, serta penegakan hukum di tengah dinamika persoalan keamanan dan sosial yang terus berkembang di Riau.(Rasid/Nainggolan)
