Katakata.id – Kualitas udara di sejumlah wilayah Indonesia memburuk pada Jumat (23/10/2026) malam. Data pemantauan kualitas udara BMKG pukul 19.00 WIB menunjukkan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, mencatat angka PM2.5 sebesar 1.251,8 dengan kategori berbahaya. Sementara itu, Pekanbaru, Riau, berada pada angka 190,4 atau masuk kategori sangat tidak sehat.
Data tersebut memperlihatkan ancaman pencemaran udara yang serius di sejumlah daerah, terutama di wilayah Sumatera dan Kalimantan. Selain Palangkaraya, Musi 2, Palembang mencatat PM2.5 sebesar 389,7, Kota Jambi 347,9, dan Talang Betutu, Palembang 327,2. Ketiganya masuk kategori berbahaya.
Muaro Jambi mencatat 238,5, Pangkalanbun 209,3, dan Sintang 199,2. Ketiga wilayah tersebut, bersama Pekanbaru, berada dalam kategori sangat tidak sehat.
Adapun Kubu Raya mencatat angka 135,2 dan Mempawah 83,2, yang dikategorikan tidak sehat dalam tampilan pemantauan tersebut.
Tingginya konsentrasi PM2.5 menjadi perhatian karena partikel halus ini dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan berdampak pada kesehatan. Masyarakat di wilayah terdampak disarankan membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang dengan gangguan pernapasan.
Jika harus beraktivitas di luar, gunakan masker yang sesuai, tutup jendela saat udara luar memburuk, dan segera cari pertolongan medis jika mengalami sesak napas atau gejala yang memburuk.
Data pada tangkapan layar tersebut menunjukkan kondisi pada pukul 19.00 WIB dan dapat berubah. Angka serta kategori perlu dipantau secara berkala melalui kanal resmi BMKG.(Rasid Ahmad)
