Katakata.id – Semangat juang tengah membakar skuad Parabadminton National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Riau. Empat atlet terbaik dipastikan siap bertarung pada Turnamen Parabadminton Kapolri Cup 2026 yang akan berlangsung di GOR Kebun Durian, dengan target membawa pulang prestasi dan mengharumkan nama Bumi Lancang Kuning.
Ajang bergengsi tersebut menjadi panggung pembuktian kemampuan atlet-atlet penyandang disabilitas terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Bagi NPCI Riau, turnamen ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian penting dari proses pembinaan menuju level yang lebih tinggi.
Menghadapi kejuaraan nasional itu, persiapan terus dimatangkan. Intensitas latihan ditingkatkan, evaluasi teknik dilakukan secara berkala, hingga seluruh kebutuhan keberangkatan tim dipastikan berjalan sesuai rencana agar para atlet tampil dalam kondisi terbaik.
Pelatih Parabadminton NPCI Riau, Yeyen Aryo Kusuma, mengatakan seluruh persiapan berjalan sesuai jadwal. Kontingen Riau direncanakan bertolak pada 27 Juli 2026 dan akan mengikuti seluruh rangkaian pertandingan hingga 1 Agustus 2026.
Riau akan diperkuat empat atlet yang selama ini menunjukkan perkembangan signifikan selama menjalani program latihan.
Mereka adalah Jhon Kenedi yang akan tampil di nomor MS SL3, M. Fadlan Pandufinata pada nomor MS SL4, Alfatih Mauli Pratiwi, serta Laeni Ratri Oktila yang akan bertanding di nomor WS SL4 dan SU5.
Yeyen optimistis anak asuhnya mampu bersaing dengan atlet-atlet unggulan dari berbagai daerah. Menurutnya, target utama kontingen Riau bukan hanya berpartisipasi, tetapi juga membawa pulang medali sebanyak mungkin.
“Kami ingin seluruh atlet tampil percaya diri dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Target kami tentu meraih medali sebanyak mungkin sekaligus menunjukkan bahwa atlet Parabadminton Riau mampu bersaing di level nasional,” ujar Yeyen.
Sementara itu, Ketua NPCI Riau, Indra Warman menilai Turnamen Parabadminton Kapolri Cup 2026 memiliki arti penting bagi perkembangan olahraga disabilitas di Indonesia.
Menurutnya, kejuaraan nasional seperti ini menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan sekaligus membuka peluang bagi atlet untuk melangkah ke kompetisi yang lebih bergengsi.
“Kompetisi seperti ini merupakan bagian dari proses pembinaan atlet. Semakin sering bertanding, maka pengalaman dan mental atlet akan semakin terasah. Kami berharap kesempatan ini dapat menjadi jalan menuju prestasi yang lebih tinggi,” kata Indra.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini konsisten mendukung pembinaan olahraga disabilitas di Provinsi Riau.
Indra berharap sinergi antara NPCI Riau, Polda Riau, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), serta berbagai pihak lainnya terus diperkuat agar semakin banyak atlet disabilitas Riau mampu menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Kepada seluruh atlet, Indra berpesan agar bertanding dengan penuh semangat, menjaga sportivitas, serta membawa nama baik Riau di setiap pertandingan.
“Berikan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan harumkan nama NPCI Riau, Polda Riau, serta Provinsi Riau. Kami percaya kalian mampu memberikan yang terbaik,” pesannya.
Turnamen Parabadminton Kapolri Cup 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar perebutan medali. Kejuaraan ini juga menjadi simbol komitmen bersama dalam membuka ruang yang setara bagi atlet penyandang disabilitas untuk berkembang, berprestasi, dan membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(RSD/DED)
