Katakata.id – Kabut asap masih berpotensi menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, Jumat (16/10/2026). Di tengah kondisi tersebut, lima titik panas (hotspot) terdeteksi di tiga daerah, yakni Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak, dan Kota Dumai.
Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang diperbarui pukul 07.00 WIB, lima titik panas di Riau terdiri atas dua titik di Kabupaten Pelalawan, satu titik di Kabupaten Siak, dan dua titik di Kota Dumai.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari 4.059 titik panas yang terpantau di wilayah Sumatera berdasarkan pembaruan data pukul 23.00 WIB. Sumatera Selatan mencatat jumlah terbanyak dengan 2.791 titik, disusul Jambi sebanyak 894 titik dan Lampung 212 titik.
Selain potensi kekaburan udara akibat asap, cuaca di Riau diprakirakan didominasi kondisi berawan dengan peluang hujan di sejumlah kabupaten dan kota. Hujan ringan berpotensi terjadi pada pagi hari di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, dan Pelalawan.
Pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan meluas ke sejumlah wilayah, termasuk Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kota Dumai, dan Pekanbaru.
Potensi hujan ringan hingga sedang juga diprakirakan terjadi pada malam hari di sebagian wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Bengkalis, dan Indragiri Hulu. Sementara pada dini hari, hujan ringan berpeluang turun di sejumlah wilayah, termasuk Siak, Bengkalis, Kampar, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kota Dumai.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Peringatan dini menyebutkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir pada siang atau sore serta malam hari.
Suhu udara di Riau diprakirakan berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 55–100 persen. Angin bertiup dari timur hingga selatan dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.
Untuk wilayah perairan Provinsi Riau, tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau masuk kategori rendah.
Di tengah potensi asap yang masih mengganggu kualitas udara, masyarakat diimbau menjaga kesehatan, terutama untuk mengurangi risiko gangguan pada sistem pernapasan.
Warga disarankan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan serta membatasi kegiatan di luar rumah apabila asap semakin pekat.
Kewaspadaan tetap diperlukan meskipun jumlah titik panas yang terpantau di Riau relatif sedikit dibandingkan sejumlah provinsi lain di Sumatera. Pemantauan titik panas dan kondisi kualitas udara tetap penting untuk mengantisipasi kemungkinan memburuknya situasi.
Prakiraan cuaca tersebut disampaikan oleh Forecaster on Duty, Ranti Kurniati dan diperbarui pada Jumat (16/10/2026) pukul 07.00 WIB.
Editor: Rasid Ahmad
