Katakata.id – Sebanyak 1.044 mahasiswa baru Politeknik Caltex Riau (PCR) mulai memasuki babak baru perjalanan pendidikan mereka melalui Informative Study Orientation (ISO) 2026. Kegiatan yang berlangsung 11–20 Agustus 2026 ini menjadi pintu awal bagi mahasiswa mengenal lingkungan kampus, sistem akademik, sekaligus nilai dan budaya yang diterapkan PCR.
ISO 2026 resmi dibuka Direktur PCR Dr. Erwin Setyo Nugroho, S.T., M.Eng., Senin (11/8/2026). Pembukaan ditandai dengan pemasangan atribut ISO kepada perwakilan mahasiswa baru.
Mengangkat tema “Silver Milestone: Be IDEAL, Great Character, Big Impact”, ISO 2026 sekaligus menjadi bagian dari momentum 25 tahun perjalanan PCR. Tema tersebut mencerminkan tekad kampus membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan mampu memberikan dampak positif.
Direktur PCR Dr. Erwin Setyo Nugroho menegaskan, ISO merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti seluruh mahasiswa baru. Ia meminta peserta serius mengikuti setiap rangkaian kegiatan karena berbagai informasi yang diberikan akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan.
“Di sini Anda akan diberikan informasi bagaimana menjalani pendidikan di PCR. Tolong perhatikan dan serius, sehingga informasi yang diberikan tidak bias,” ujar Erwin.
Menurutnya, kesuksesan mahasiswa tidak datang secara tiba-tiba, tetapi perlu dipersiapkan sejak awal. Karena itu, mahasiswa baru diminta mulai membangun kesungguhan dan kedewasaan dalam menjalani kehidupan perkuliahan.
“Kalau orientasi Anda benar, insyaallah dalam empat tahun menjalani pendidikan ini ke depannya Anda akan sukses. Kesuksesan Anda mungkin akan diawali mulai hari ini,” katanya.
Namun, Erwin juga mengingatkan agar keseriusan tersebut tidak membuat mahasiswa kehilangan kegembiraan dalam mengikuti masa orientasi.
“Mulai bersungguh-sungguh menjadi pribadi yang dewasa. Nikmati acara ISO ini dengan gembira, sehingga objektif dari ISO ini tercapai,” tuturnya.
Ketua ISO 2026, Andi Irwanto Manik, S.S.T., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan kehidupan kampus.
Materi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan tata kelola dan aturan akademik, tetapi juga menyentuh berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai kedisiplinan, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba dan judi online, integritas, serta penguatan karakter.
ISO 2026 juga menghadirkan materi mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara bijak, etika dan rekam jejak digital, kesehatan masyarakat, literasi keuangan, hingga sesi berbagi pengalaman dari alumni PCR.
Selain pembekalan materi, mahasiswa baru mengikuti kegiatan capacity building untuk membangun kekompakan dan kemampuan bekerja sama.
Andi berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan secara aktif dan menjadikan setiap proses yang dijalani sebagai bekal menghadapi dunia perkuliahan.
“Usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Jalani setiap prosesnya, nikmati setiap momen dan keseruan acara yang telah disiapkan, serta ambil peran aktif dalam setiap kegiatan,” pesan Andi.
Melalui ISO 2026, PCR ingin menanamkan fondasi bahwa kehidupan mahasiswa bukan hanya soal mengejar prestasi akademik. Ada karakter, integritas, kemampuan beradaptasi dan kepedulian yang harus tumbuh bersamaan.
Nilai IDEAL yang menjadi bagian dari tema ISO, yakni Integrity, Dignity, Excellence, Agility, dan Loyalty, diharapkan dapat diterapkan mahasiswa dalam kehidupan kampus hingga memasuki dunia profesional.
Dengan bekal tersebut, 1.044 mahasiswa baru PCR diharapkan mampu melewati masa perkuliahan bukan sekadar sebagai pencari gelar, tetapi sebagai generasi yang memiliki karakter kuat dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(RLS/RSD)
