Katakata.id — Ikatan Keluarga Alumni FISIP Universitas Riau resmi memiliki ketua baru. Sosok Rahmat Gusra ditetapkan memimpin organisasi tersebut melalui Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) yang digelar di Warung Kopi Rimba, Kamis (9/4/2026).
Penunjukan Rahmat bukan untuk menggantikan sepenuhnya kepemimpinan sebelumnya, melainkan melanjutkan amanah almarhum Moris Adidi Yogya hingga akhir masa jabatan pada April 2027. Diketahui, Moris wafat belum lama ini setelah sempat menjalani perawatan akibat sakit.
Keputusan tersebut diambil secara kolektif oleh jajaran pengurus IKA, perwakilan alumni lintas jurusan, serta pimpinan fakultas, sebagai langkah menjaga kesinambungan organisasi.
Rahmat yang sebelumnya menjabat Ketua Harian IKA menegaskan bahwa dirinya hanya melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan, bukan menggantikan sosok yang dinilainya tak tergantikan.
“Secara substansi bukan menggantikan, karena beliau tidak tergantikan. Kami hanya melanjutkan masa kepemimpinannya hingga 2027 agar roda organisasi tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Mubeslub digelar sebagai bentuk komitmen menjaga tata kelola organisasi yang tertib dan memiliki legitimasi kuat. Langkah ini dinilai penting agar setiap keputusan tetap sesuai mekanisme yang berlaku.
Dengan sisa masa kepengurusan yang ada, Rahmat bersama tim berkomitmen melanjutkan sejumlah program unggulan. Di antaranya kegiatan kurban tahunan di kampus, dukungan terhadap penerimaan mahasiswa baru, serta penguatan jejaring alumni di berbagai sektor.
Ia juga menyoroti bahwa dalam tiga tahun terakhir, struktur organisasi alumni di tingkat jurusan hampir seluruhnya telah terbentuk, meski masih ada yang perlu disempurnakan.
“Ini menjadi perhatian kami ke depan, agar seluruh jurusan memiliki struktur yang solid,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Dekan III Fisip Unri, Saiman Pakpahan, mengapresiasi langkah IKA yang dinilai tetap konsisten menjalankan mekanisme organisasi secara transparan dan akuntabel.
“Organisasi yang sehat adalah yang menjalankan prosedur dengan baik. Ini bentuk komitmen menjaga tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Dekan Fisip Unri, Meyzi Heriyanto, turut menekankan pentingnya kolaborasi antara alumni dan fakultas dalam membangun institusi ke depan. Ia menyebut peran alumni sangat strategis, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional hingga global.
“Tidak mungkin membangun fakultas tanpa kolaborasi kuat dengan alumni,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi lintas alumni, terutama menjelang agenda strategis universitas seperti pemilihan rektor pada akhir 2026 dan penataan organisasi di tahun berikutnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan Ikatan Keluarga Alumni FISIP Universitas Riau semakin solid dan mampu berkontribusi aktif dalam pengembangan Universitas Riau secara berkelanjutan.(Rilis)
