Katakata.id – Komitmen membantu masyarakat Palestina terus diperkuat. Lembaga Amil Zakat (LAZ) Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Barat resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperluas penghimpunan dan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang masih dilanda krisis akibat konflik berkepanjangan.
Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Padang, Sabtu (19/7/2026), menjadi tonggak kolaborasi kedua lembaga dalam menjalankan **Program Peduli Palestina** melalui gerakan donasi yang melibatkan masyarakat luas.
Melalui kemitraan tersebut, LAZ Alumni FK Unand dan IZI Sumbar akan bersinergi menghimpun bantuan kemanusiaan yang selanjutnya disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran melalui jaringan distribusi kemanusiaan yang telah dimiliki IZI.
Ketua LAZ Alumni FK Unand, Dr. dr. Muhammad Riendra, Sp.BTKV., Subsp. VE (K), FIATCVS, mengatakan kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat Palestina sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan.
“Kami meyakini bahwa setiap bentuk kepedulian, sekecil apa pun, akan menjadi harapan bagi saudara-saudara kita di Palestina. Melalui sinergi dengan IZI Sumatera Barat, kami ingin menghadirkan gerakan kemanusiaan yang lebih luas sehingga semakin banyak masyarakat dapat berpartisipasi dalam membantu mereka yang tengah menghadapi berbagai keterbatasan akibat konflik,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya mampu menghimpun lebih banyak bantuan, tetapi juga menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan manfaat dan keberkahan bagi umat.
Senada dengan itu, Kepala Perwakilan IZI Sumatera Barat, Abdul Ghofur, S.E., menyambut baik kepercayaan yang diberikan LAZ Alumni FK Unand untuk bersama-sama menjalankan Program Peduli Palestina.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu mengajak lebih banyak masyarakat menyalurkan kepeduliannya melalui jalur yang amanah dan terpercaya, sehingga bantuan yang dihimpun dapat memberikan manfaat nyata bagi saudara-saudara kita di Palestina yang sedang menghadapi krisis kemanusiaan,” katanya.
Ia menilai sinergi antarlembaga menjadi langkah penting untuk memperkuat gerakan kemanusiaan, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses penghimpunan dan penyaluran bantuan.
Bagi kedua lembaga, penandatanganan MoU ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen bersama membangun gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan.
Dengan memadukan kekuatan jejaring, semangat kolaborasi, dan dukungan masyarakat, LAZ Alumni FK Unand dan IZI Sumatera Barat berharap semakin banyak pihak tergerak untuk berpartisipasi dalam membantu masyarakat Palestina.
Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi jembatan kebaikan yang mampu menghadirkan harapan baru, meringankan beban para penyintas konflik, serta memperkuat solidaritas kemanusiaan lintas batas demi saudara-saudara di Palestina.(Sinthiya Adela Fitri/Rasid Ahmad)
