Katakata.id – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang diduga diterkam buaya di Muara Sungai Mampu, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Ahad (19/7/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian memasuki hari kedua.
Operasi pencarian diawali dengan briefing seluruh personel sebelum tim melakukan penyisiran di permukaan sungai di sekitar lokasi kejadian sesuai rencana operasi SAR hari kedua.
Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 09.13 WIB. Korban ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia di lokasi yang berjarak sekitar 600 meter dari titik awal kejadian.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju Puskesmas Sungai Sembilan untuk penanganan awal sebelum diserahkan kepada pihak keluarga guna dibawa ke rumah duka.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi masing-masing setelah menyelesaikan seluruh rangkaian operasi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja maksimal selama proses pencarian.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan serta masyarakat yang telah membantu pelaksanaan operasi hingga korban berhasil ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan yang merupakan habitat satwa liar, serta selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Budi.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Dumai, personel Polsek Sungai Sembilan, Pemadam Kebakaran, Security PT SDO, masyarakat setempat, serta berbagai unsur potensi SAR lainnya yang bekerja secara terpadu sejak laporan kejadian diterima.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan sungai maupun muara yang diketahui menjadi habitat buaya, terutama di wilayah pesisir Kota Dumai yang masih memiliki populasi satwa liar tersebut.(RSD/HBN)
