Katakata.id – Sorak sorai para pemain, pelatih, dan orang tua memenuhi Lapangan Sepak Bola Pancasila, Jalan Dr. Sutomo, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Ahad (5/7/2026). Setelah beberapa hari menghadirkan persaingan sengit, Open Turnamen Sepak Bola Usia Dini U-10 dan U-12 se-Sumatera dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai resmi ditutup dengan penuh semangat sportivitas dan kebersamaan.
Turnamen yang mempertemukan sekolah sepak bola (SSB) dari berbagai daerah di Sumatera itu bukan sekadar ajang mencari juara. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi wadah pembinaan karakter, mempererat persaudaraan, sekaligus membuka jalan lahirnya talenta-talenta muda yang diharapkan mampu mengharumkan nama daerah hingga Indonesia di masa depan.
Acara penutupan dihadiri Kajasdam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel Inf Suirwan, S.IP, Kabintaldam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel Inf Disi Purwantono, Waka Jasdam XIX/Tuanku Tambusai Letkol Inf Rofel Gultom, Danyon Arhanud 13/PBY Letkol Arh Irfan Wibowo, jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai, pengurus PSSI Provinsi Riau, panitia, official, peserta, hingga ratusan orang tua pemain.
Sebelum seremoni penutupan, penonton disuguhkan laga final kategori U-12 yang berlangsung menarik antara SSB Bakrie Asahan B dari Sumatera Utara melawan SSB EBR Pekanbaru. Pertandingan berlangsung ketat hingga akhirnya tim asal Sumatera Utara memastikan gelar juara usai menang tipis 1-0.
Suasana haru dan bangga juga dirasakan para orang tua pemain. Dalam sambutannya, perwakilan orang tua menyampaikan apresiasi kepada Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang dinilai telah memberikan ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun karakter.
“Melalui kegiatan ini kami semakin mengenal Kodam XIX/Tuanku Tambusai dari dekat. Kami melihat perhatian TNI terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena sangat bermanfaat dalam melahirkan talenta-talenta sepak bola yang berprestasi dan berjiwa sportif,” ujarnya.
Ketua Panitia Turnamen, Zaki, juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah menjunjung tinggi nilai sportivitas sepanjang kompetisi berlangsung.
Ia mengingatkan para juara agar tidak cepat berpuas diri, sementara peserta yang belum berhasil diminta terus berlatih karena masa depan sepak bola Indonesia berada di tangan generasi muda saat ini.
Sementara itu, Kajasdam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel Inf Suirwan menegaskan bahwa turnamen ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai yang puncaknya akan diperingati pada 10 Agustus 2026.
Menurutnya, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai memberikan perhatian besar terhadap pembinaan olahraga usia dini karena menjadi investasi penting dalam mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.
“Kegiatan ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta menanamkan nilai sportivitas sejak dini. Menang dan kalah adalah hal biasa dalam pertandingan, yang terpenting adalah semangat untuk terus belajar dan berkembang,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kolonel Suirwan juga menyampaikan komitmen penting Kodam XIX/Tuanku Tambusai.
Ia memastikan Open Turnamen Sepak Bola Usia Dini U-10 dan U-12 se-Sumatera akan dijadikan agenda tahunan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembinaan atlet muda.
“Insya Allah turnamen ini akan terus kami laksanakan setiap tahun sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga usia dini sekaligus mencetak atlet-atlet sepak bola berbakat yang kelak dapat mengharumkan nama daerah maupun bangsa,” tegasnya.
Pada penutupan turnamen juga dilakukan penyerahan plakat penghargaan, trofi, medali, serta doa bersama.
Untuk kategori Putri Eksebisi, Garuda Melayu keluar sebagai juara pertama, disusul AH 03 Kuansing di posisi kedua.
Di kategori Putra U-10, SSB Pulang Geni Paskas Pekanbaru berhasil menjadi juara, diikuti SSB VCSS Kulim Pekanbaru sebagai runner-up, SSB Opris Kampar di peringkat ketiga, dan SSB Viktori Payakumbuh di posisi keempat.
Penghargaan individu diraih Ananda Kaka sebagai pemain terbaik, Ananda M. Rifki sebagai top skor, Ananda Andra sebagai kiper terbaik dari SSB Pulang Geni, sementara Coach Nata dari SSB VCSS dinobatkan sebagai pelatih terbaik.
Sementara pada kategori Putra U-12, SSB Bakrie Asahan B Sumatera Utara tampil sebagai kampiun setelah mengalahkan SSB EBR Pekanbaru di partai final. Posisi ketiga diraih SSB Opris Kampar, sedangkan SSB Bakrie Asahan A menempati peringkat keempat.
Ananda Raja dari SSB Bakrie Asahan B memborong dua penghargaan sekaligus sebagai pemain terbaik dan top skor. Gelar pelatih terbaik diberikan kepada Coach Khadafi dari SSB EBR Pekanbaru, sedangkan penghargaan kiper terbaik diraih Ananda Arkhan dari SSB Bakrie Asahan B.
Turnamen yang berakhir pukul 18.15 WIB itu ditutup dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan tersebut, Kodam XIX/Tuanku Tambusai menegaskan bahwa peringatan hari jadi tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam membina generasi muda, menanamkan nilai sportivitas, serta membuka jalan lahirnya pesepak bola-pesepak bola berbakat dari Pulau Sumatera. (SID/HBN)
