Katakata.id – Kabar baik datang dari pemantauan titik panas di Provinsi Riau. Berdasarkan pembaruan data hingga Minggu (25/10/2026) pukul 23.59 WIB, tidak terdeteksi titik panas (hotspot) di Riau. Namun, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Prakiraan cuaca Senin (26/10/2026) menunjukkan hujan berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Riau pada sore hingga malam hari. Sejumlah daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kabupaten Siak, Pelalawan, Kampar, Bengkalis, Kuantan Singingi, serta Kota Pekanbaru.
Forecaster on Duty, Putri Santy S., menyampaikan bahwa pada siang hari hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Siak, Pelalawan, dan Kuantan Singingi.
Memasuki sore hingga malam, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan meluas ke sebagian besar wilayah Riau. Sementara pada dini hari, hujan dengan intensitas serupa berpotensi terjadi di Siak, Kampar, Bengkalis, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Kota Dumai, dan Kota Pekanbaru.
Suhu udara diprakirakan berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 55–100 persen. Angin bertiup dari selatan hingga timur dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Di wilayah perairan, tinggi gelombang umumnya berkisar 0,5–1,25 meter atau kategori rendah. Meski demikian, masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut perlu mewaspadai potensi gelombang hingga 2,5 meter di perairan Rokan Hilir, Dumai–Bengkalis, serta Kepulauan Meranti–Pelalawan.
Sementara itu, pemantauan hotspot di Pulau Sumatera mencatat 441 titik panas. Jumlah terbanyak berada di Sumatera Selatan dengan 336 titik, disusul Bangka Belitung 65 titik, Lampung 31 titik, dan Jambi sembilan titik. Riau tercatat nihil hotspot.
Meski tidak ditemukan titik panas, kondisi tersebut tidak serta-merta meniadakan risiko kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat tetap diimbau tidak melakukan pembakaran terbuka serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kebakaran.
Dengan potensi hujan disertai petir dan angin kencang, warga juga perlu berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama pada sore hingga malam hari dan dini hari.(Rasid Ahmad)
