Katakata.id — Semangat menjaga lingkungan berpadu dengan semarak kegiatan kepramukaan dalam Perkemahan Peduli Lingkungan yang digelar Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru di kawasan Danau Bandar Khayangan, 2–3 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru dengan diresmikannya Bumi Perkemahan Tunas Kencana oleh Wali Kota Pekanbaru sekaligus Kamabicab, Agung Nugroho. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulainya pemanfaatan kawasan tersebut sebagai pusat kegiatan perkemahan dan pembinaan generasi muda.
Tak sekadar seremoni, perkemahan ini dipenuhi beragam aktivitas yang sarat edukasi dan kepedulian lingkungan. Mulai dari pentas seni, penaburan bibit ikan di Danau Bandar Khayangan, pelepasan burung di kawasan bumi perkemahan, hingga malam keakraban yang diisi upacara api unggun dan nonton bareng film Petualangan Sherina 2 di panggung utama.
Memasuki hari kedua, suasana semakin semarak dengan kegiatan outbound yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kota Pekanbaru. Selain itu, peserta juga mengikuti lomba masakan darurat, penanaman bibit pohon, hingga penandatanganan Deklarasi Peduli dan Jaga Lingkungan.
Sekitar 300 peserta dari kalangan Penegak dan Penggalang Pramuka se-Kota Pekanbaru turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut bersama kepala OPD dan para camat.
Dalam sambutannya, Agung Nugroho mengapresiasi Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Sulastri, atas inisiatif menghadirkan bumi perkemahan baru di Pekanbaru.
“Yang awalnya tidak ada nilai, hari ini menjadi sangat bernilai,” ujar Agung.
Ia optimistis kawasan Bumi Perkemahan Tunas Kencana akan berkembang menjadi pusat kegiatan Pramuka di Pekanbaru, bahkan berpeluang menjadi lokasi pelaksanaan Jambore Kota hingga event kepramukaan berskala nasional.
Sementara itu, Sulastri menyebut kehadiran Bumi Perkemahan Tunas Kencana menjadi alternatif baru bagi kegiatan kepramukaan dan masyarakat umum.
“Semoga ini bisa digunakan, tidak hanya untuk Pramuka tetapi juga untuk masyarakat umum,” katanya.
Menurutnya, tema Peduli Lingkungan yang diusung bukan sekadar slogan, tetapi menjadi komitmen nyata dalam membangun kesadaran menjaga alam sejak usia muda.
“Perkemahan ini bukan hanya ajang berkumpul, tetapi bagaimana kita menunjukkan keseriusan dalam menjaga lingkungan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kwarcab Pekanbaru berharap nilai disiplin, persaudaraan, dan kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh di kalangan generasi muda, termasuk melalui penerapan konsep zero sampah selama kegiatan berlangsung.(Rasid Ahmad)
