Katakata.id – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti kegiatan penyembelihan hewan kurban di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri), Ahad (8/6/2025). Bertempat di halaman samping Aula Sutan Balia, Kampus Panam, kegiatan ini menjadi momen silaturahmi sekaligus pembelajaran nilai-nilai keikhlasan dan kebersamaan.
Tahun ini, FISIP Unri menyembelih enam ekor sapi dan satu ekor kambing, jumlah yang meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dekan FISIP Unri, Dr. Meyzi Heryanto, SSos MSi, mengungkapkan rasa syukur atas partisipasi dan antusiasme seluruh civitas akademika.
“Alhamdulillah, tahun ini luar biasa. Kita tidak hanya menunaikan ibadah kurban, tapi juga mempererat silaturahmi antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga alumni. Ini bentuk nyata semangat kebersamaan yang ingin kita wariskan,” ujar Dr Meyzi.
Dari enam sapi yang disembelih, lima berasal dari internal FISIP, sementara satu ekor merupakan sumbangan dari Henny Sasmita, istri Gubernur Riau Abdul Wahid, yang juga merupakan alumni Program Studi Sosiologi angkatan 2000.
Dr Meyzi mencatat, tren peningkatan jumlah hewan kurban terus terjadi sejak program ini pertama kali digelar.
“Tahun pertama kita mulai dengan tiga sapi dan tiga kambing, tahun kedua empat sapi dan satu kambing, dan tahun ini enam sapi serta satu kambing. Semoga tahun depan bisa lebih banyak dan berkualitas,” harapnya.
Lebih dari sekadar ritual keagamaan, penyelenggaraan kurban juga menjadi ajang pendidikan karakter. Mahasiswa turut dilibatkan secara langsung, agar meneladani nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan gotong royong yang dicontohkan para senior, dosen, dan alumni.
“Kita berharap seluruh civitas akademika FISIP bisa mengambil suri teladan dari Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Rasulullah SAW dalam hal berkurban dan berjiwa besar,” tambahnya.
Distribusi daging kurban dilakukan secara inklusif, menjangkau seluruh elemen kampus mulai dari dosen, tenaga kependidikan, pegawai honorer, petugas keamanan, kebersihan, alumni, hingga organisasi mahasiswa.
“Ini bagian dari komitmen inklusif kami, menjangkau semua kalangan tanpa kecuali,” tegasnya.
Dr Meyzi juga menyatakan harapannya agar kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, bahkan setelah masa jabatannya berakhir.
“Yang terpenting bukan hanya jumlah hewan yang dikurbankan, tapi bagaimana nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, dan pengabdian bisa terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” tutupnya.
Ketua Panitia, H. Sofyan Hadi, SSos MSi menyatakan puji syukur kehadirat Allah SWT, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di FISIP UNRI berjalan lancar. Antusias kebersamaan dengan slogan FISIP bersatu dan lebih baik terasa menyatu, baik dari kepanitiaan pelaksanaan kurban sampai distribusi kupon.
“Dari segi kuantitas, tahun 2025 ini meningkat menjadi 6 ekor sapi, tahun 2024 berjumlah 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing serta tahun 2023 berjumlah 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing,” kata Sofyan Hadi.
Ia menjelaskan bahwa pada sisi lain, peran ibu-ibu darma wanita sangat urgen dalam memasak untuk sajian makan siang. Acara penyembelihan hewan kurban di FISIP UNRI dijadikan sarana silaturahmi sesama keluarga dosen FISIP UNRI, tenaga kependidikan dan alumni dan IKA FISIP UNRI sangat membantu kesuksesan acara ini.
“Aktualisasi kebersamaan ditunjukkan dengan distribusi kupon kepada seluruh tenaga kependidikan, semua PHL, security yang sering bertugas di FISIP UNRI, dosen masing-masing jurusan berjumlah 7-10 orang serta mahasiswa tiap prodi sejumlah 10 orang, Al-Madani dan Mapala,” jelasnya.
Sofyan juga menyampaikan bahwa tahun ini terasa spesial karena hadirnya Bapak Gubernur Riau bersama istri. Ibu Heni memberikan satu ekor sapi untuk disembelih di kampus FISIP UNRI.
“Kami sangat senang kehadiran Bapak Gubernur Riau bersama Istri bernostalgia di FISIP UNRI. Pak Abdul Wahid adalah alumni Prodi Ilmu Politik Pascasarjana FISIP UNRI, sedangkan istri beliau strata satu dan dua di FISIP UNRI,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kebersamaan yang indah di hari Ahad ini kami keluarga besar FISIP UNRI melakukan silaturahmi dan melaksanakan ibadah berkurban, dimana salah satu hikmahnya membentuk solidaritas dan rasa kemanusiaan untuk saling asih dan berbagi untuk kebajikan.
“Terima kasih atas kerjasama dan kebersamaannya semoga FISIP UNRI lebih baik dan membawa berkah serta kebahagiaan dunia akhirat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) FISIP Unri, Dr Morris Adidi Yogia, yang diwakili Wakil Sekretaris IKA, Ogi Rifansyah, turut mengapresiasi sinergi antara alumni dan civitas akademika.
“Ini tahun ketiga pelaksanaan kurban hasil kolaborasi IKA FISIP dengan FISIP Unri. Kami bersyukur, dari tahun ke tahun jumlah hewan kurban meningkat. Semoga ke depan makin banyak yang terlibat,” ucap Ogi.
Kegiatan kurban tahun ini juga terasa istimewa dengan kehadiran Gubernur Riau, Abdul Wahid, bersama sang istri, Henny Sasmita. Dalam kesempatan tersebut, Henny mengungkapkan rasa harunya bisa kembali ke almamater.
“Saya seperti pulang ke rumah. S1 dan S2 saya diselesaikan di sini, di FISIP Unri,” ucap Henny.(HB/RA)
