Katakata.id – Semangat berbagi pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kembali diwujudkan melalui penyaluran hewan kurban bantuan Kapolri dan Kapolda Riau kepada masyarakat yang membutuhkan. Bertempat di Pondok Pesantren Nurul Azhar milik Ustaz Abdul Somad (UAS), empat ekor sapi kurban disembelih dan didistribusikan kepada warga kurang mampu di kawasan pinggiran Kota Pekanbaru, Sabtu (30/5/2026).
Penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di lingkungan Ponpes Nurul Azhar, Jalan Teuku Maharatu, Kecamatan Rumbai Barat, tersebut disaksikan langsung oleh Irwasda Polda Riau, Kombes Pol Prabowo Santoso, bersama sejumlah Pejabat Utama Polda Riau.
Adapun hewan kurban yang disalurkan terdiri dari tiga ekor sapi bantuan Kapolri dan satu ekor sapi bantuan Kapolda Riau. Seluruh daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, para santri, serta sejumlah lembaga sosial dan pesantren di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya.
Irwasda Polda Riau Kombes Pol Prabowo Santoso mengatakan, kegiatan kurban tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga melalui momentum Iduladha.
“Kurban yang dilaksanakan jajaran Polda Riau merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah,” ujarnya.
Prabowo menjelaskan, secara keseluruhan jajaran Polda Riau tahun ini menyalurkan 195 ekor hewan kurban yang tersebar di berbagai daerah. Khusus pada hari ketiga Iduladha, dilakukan penyembelihan terakhir sekitar 50 ekor sapi, termasuk hewan kurban bantuan Kapolri dan Kapolda Riau yang dipusatkan di Ponpes Nurul Azhar.
“Total hewan kurban yang disalurkan jajaran Polda Riau tahun ini mencapai 195 ekor. Pada hari ketiga Iduladha ini dilakukan penyembelihan terakhir sekitar 50 ekor sapi, termasuk tiga ekor sapi bantuan Bapak Kapolri dan satu ekor sapi bantuan Bapak Kapolda Riau yang disembelih di Pondok Pesantren Nurul Azhar,” jelasnya.
Ia berharap seluruh hewan kurban yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
“Mudah-mudahan apa yang sudah kita laksanakan ini dapat diterima dengan baik dan tepat sasaran, sehingga membawa keberkahan bagi semuanya,” harapnya.
Lebih lanjut, Prabowo menilai bahwa semangat berbagi yang ditunjukkan Polri bersama Pondok Pesantren Nurul Azhar merupakan bentuk sinergi yang positif dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, kurban bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Nurul Azhar, Muhammad Hanapi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Kapolri, Kapolda Riau, serta jajaran kepolisian kepada pesantren dan masyarakat sekitar.
Menurut Hanapi, bantuan hewan kurban tersebut sangat berarti karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat yang tinggal di daerah pinggiran Kota Pekanbaru, para santri, serta sejumlah pesantren dan lembaga sosial yang membutuhkan.
“Tahun ini kami mendapat bantuan kurban dari Bapak Kapolri, Bapak Kapolda Riau, dan juga Kapolres Siak. Alhamdulillah seluruhnya telah kami laksanakan penyembelihannya dan hari ini mulai didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa penyaluran daging kurban diprioritaskan kepada warga kurang mampu yang berada di kawasan pinggiran Kota Pekanbaru, para santri, serta pesantren yang membutuhkan bantuan.
Hanapi juga berharap program kurban yang telah berjalan sejak tahun lalu tersebut dapat terus berlanjut dan berkembang pada tahun-tahun mendatang.
“Tahun lalu program ini sudah dimulai dan tahun ini menjadi kelanjutannya. Kami berharap ke depan jumlah hewan kurban yang disalurkan semakin banyak sehingga manfaat yang dirasakan masyarakat juga semakin luas,” tuturnya.
Melalui kolaborasi antara Polri dan Pondok Pesantren Nurul Azhar, semangat Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi simbol ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian sosial yang menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai jembatan kebaikan yang mempererat hubungan antara aparat kepolisian, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat luas.(HBN/SID)
