Katakata.id – Semangat membangun masa depan olahraga penyandang disabilitas di Provinsi Riau mengemuka dalam pembukaan Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (MUSORPROVLUB) National Paralympic Committee (NPC) Riau yang digelar di Furaya Hotel, Pekanbaru, Senin (6/7/2026) malam.
Forum tertinggi organisasi tersebut diharapkan menjadi momentum lahirnya kepemimpinan baru yang mampu membawa NPC Riau semakin profesional, solid, dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau, H. Yurnalis Basri, menegaskan bahwa MUSORPROVLUB bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi titik awal membangun organisasi yang lebih maju dengan pola kepemimpinan yang progresif dan berorientasi pada prestasi.
“Ini adalah organisasi profesional. Semoga nanti lahir Pak Jaya berikutnya yang mampu membawa NPC Riau semakin berjaya dan lebih maju ke depan,” ujar Yurnalis dalam sambutannya.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat fondasi organisasi melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan sehingga pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
“Kami berharap MUSORPROVLUB ini melahirkan pemimpin baru dengan semangat baru, cara kerja baru, dan visi yang mampu membawa NPC Riau semakin maju,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kadispora juga menyampaikan empat arah strategis yang menjadi fokus pengembangan NPC Riau ke depan.
Pertama, memperkuat sistem pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan melalui pembangunan basis data atlet penyandang disabilitas di 12 kabupaten/kota serta pelaksanaan talent scouting di Sekolah Luar Biasa (SLB), panti sosial, dan komunitas penyandang disabilitas.
Kedua, memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar olahraga disabilitas berkembang menjadi gerakan sosial yang menginspirasi masyarakat.
Ketiga, membangun tata kelola organisasi yang profesional, transparan, akuntabel, serta menjadikan MUSORPROVLUB sebagai forum yang demokratis dan berintegritas.
“Jadikan olahraga difabel sebagai gerakan sosial yang menginspirasi. Laksanakan musyawarah ini secara demokratis dan berintegritas,” tegasnya.
Yurnalis optimistis, apabila seluruh program tersebut dijalankan secara konsisten, NPC Riau akan mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang siap mengharumkan nama daerah, termasuk menghadapi target besar pada ajang nasional tahun 2028.
Sebagai tanda resmi dibukanya MUSORPROVLUB, Kadispora Riau bersama Pelaksana Tugas (Plt) Ketua NPC Riau Indra Warman dan para Ketua NPC kabupaten/kota se-Riau melakukan pemukulan gong.
Sementara itu, Plt Ketua NPC Riau Indra Warman berharap seluruh tahapan musyawarah berlangsung lancar, demokratis, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa organisasi semakin maju.
“Hasil musyawarah ini akan menentukan arah pembinaan atlet paralimpik Riau ke depan. Kami berharap kepemimpinan yang terpilih mampu meningkatkan prestasi atlet-atlet NPC Riau,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Bidang Organisasi NPC Indonesia, Rio Suseno. Ia menilai potensi atlet paralimpik Riau sangat besar dan layak menargetkan prestasi yang lebih tinggi.
Menurut Rio, capaian Riau yang menempati peringkat keenam pada Peparnas terakhir sudah sangat membanggakan karena menjadi provinsi terbaik di luar Pulau Jawa.
“Rangking enam itu sudah bagus. Tetapi mudah-mudahan ke depan Riau bisa masuk lima besar nasional. Di luar Jawa kita sudah nomor satu, sekarang tinggal bagaimana meningkatkan prestasi agar mampu menembus lima besar,” katanya.
MUSORPROVLUB NPC Riau dihadiri jajaran pengurus NPC Provinsi Riau, para Ketua NPC kabupaten/kota se-Riau, serta sejumlah tamu undangan. Selain menjadi forum pemilihan kepengurusan baru, musyawarah ini juga menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun olahraga penyandang disabilitas yang semakin maju, inklusif, dan berprestasi. (Rasid Ahmad)
