Katakata.id – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Tingginya partisipasi masyarakat terlihat dari jumlah akun yang telah aktif dan semakin banyaknya calon murid yang mulai memanfaatkan pilihan sekolah alternatif demi memperbesar peluang diterima di sekolah negeri.
Hingga Selasa (16/6/2026) pukul 14.28 WIB, tercatat sebanyak 80.966 akun Dapodik telah aktif dalam sistem SPMB Riau. Dari jumlah tersebut, 74.281 calon murid telah menentukan pilihan sekolah pertama, sementara 16.575 peserta memanfaatkan pilihan kedua dan 2.982 peserta telah menggunakan hingga pilihan ketiga.
Data ini menunjukkan bahwa peserta dan orang tua semakin memahami strategi dalam proses seleksi, yakni dengan terus memantau posisi perangkingan dan menyesuaikan pilihan sekolah sesuai peluang yang tersedia.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau melalui Tim Teknis SPMB Riau, Jeffri Hunter, menyampaikan bahwa hingga saat ini pelaksanaan SPMB berlangsung lancar dan kondusif.
Menurutnya, sejumlah kendala teknis yang sempat muncul pada awal pelaksanaan telah berhasil diatasi sehingga akses layanan pendaftaran kini berjalan lebih stabil.
“Alhamdulillah, saat ini pelaksanaan SPMB berjalan lancar. Sistem sudah stabil dan tidak ada kendala yang berarti. Masyarakat juga dapat mengakses layanan dengan baik,” ujar Jeffri.
Ia menilai meningkatnya jumlah peserta yang menggunakan pilihan kedua dan ketiga menjadi indikator bahwa calon murid semakin aktif memantau perkembangan seleksi dan memahami pentingnya strategi dalam menentukan sekolah tujuan.
“Kalau pilihan baru satu dan posisinya sudah tidak aman atau keluar dari perangkingan, segera gunakan kesempatan pilihan kedua. Jangan menunggu sampai mendekati penutupan karena khawatir waktunya habis. Manfaatkan seluruh kesempatan yang masih tersedia,” katanya.
Panitia SPMB mengingatkan seluruh peserta agar terus memantau posisi perangkingan masing-masing. Persaingan yang dinamis membuat posisi calon murid dapat berubah sewaktu-waktu seiring bertambahnya pendaftar baru di sekolah tujuan.
Karena itu, penggunaan pilihan kedua dan ketiga menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan peluang diterima di sekolah negeri sesuai kapasitas yang tersedia.
Panitia juga menegaskan bahwa masa pemilihan sekolah akan berakhir pada 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB. Setelah batas waktu tersebut, peserta tidak lagi dapat mengubah maupun menambahkan pilihan sekolah.
Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh tahapan SPMB guna memastikan proses penerimaan berlangsung transparan, objektif, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan sistem yang semakin stabil serta tingginya antusiasme masyarakat, SPMB Riau 2026 diharapkan mampu memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi calon murid untuk memperoleh pendidikan di sekolah yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan potensi mereka.
Sumber: Mediacenter Riau
