Katakata.id — Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas Jalan Tol Permai KM 03/200 B, Kamis (23/4) dini hari. Insiden yang melibatkan mobil Toyota Calya dan truk Mitsubishi ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui adalah pengemudi mobil Calya, Mustika Hadi (38), warga Tapung, Kabupaten Kampar, serta seorang penumpang yang hingga kini belum teridentifikasi.
Kasat PJR Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Baskara, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 03.45 WIB.
“Kedua korban meninggal dunia di lokasi akibat luka serius,” ujarnya.
Berdasarkan kronologis, mobil Toyota Calya melaju dari arah Dumai menuju Pekanbaru. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak truk Mitsubishi yang berada di jalur yang sama.
Benturan keras tak terhindarkan, menyebabkan bagian depan mobil ringsek dan mengakibatkan pengemudi serta penumpang meninggal dunia seketika.
“Laka lantas ini diduga terjadi karena pengemudi mobil mengalami kelelahan atau microsleep,” jelas AKBP Eko.
Sementara itu, sopir truk Mitsubishi, Kris Mulyo (28), langsung menghentikan kendaraannya di bahu jalan setelah menyadari terjadi tabrakan, lalu turun untuk memastikan kondisi.
Personel Satuan PJR Ditlantas Polda Riau yang tengah bertugas segera mendatangi lokasi kejadian. Tim yang dipimpin Ipda Al Jamil bersama anggota lainnya melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas.
Kedua korban kemudian dievakuasi ke RS Awal Bros untuk penanganan lebih lanjut.
Kasus kecelakaan ini kini ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Siak.
Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara, terutama saat melintas di jalan tol pada waktu dini hari.
“Kelelahan dan mengantuk masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Jika merasa lelah, segera beristirahat di rest area,” imbaunya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga jarak aman, mematuhi aturan lalu lintas, serta tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi tidak prima.
“Kesadaran dan disiplin berlalu lintas adalah kunci untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya,” tutupnya. (SID/HBN)
