Katakata.id – Upaya membangun karakter generasi muda terus digencarkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui program edukatif Police Goes To School yang dipadukan dengan gerakan Green Policing. Kegiatan ini digelar di SD Negeri 171 Pekanbaru, Selasa (21/4/2026) pagi, dan diikuti ratusan siswa dengan penuh antusias.
Sejak pukul 07.00 WIB, suasana lapangan sekolah di Jalan Sepakat sudah dipenuhi sekitar 400 siswa-siswi yang mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Edukasi dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, bersama jajaran personel.
Dalam pemaparannya, AKBP Dasril menekankan pentingnya disiplin berlalu lintas sejak usia dini. Materi disampaikan berdasarkan data kecelakaan lalu lintas terbaru, sehingga siswa dapat memahami secara nyata risiko dan dampak pelanggaran di jalan raya.
Tak sekadar teori, kegiatan juga dikemas interaktif melalui sesi tanya jawab dan kuis. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan mendapat hadiah seperti helm berstandar SNI, tumbler, hingga buku panduan keselamatan, sebagai bentuk motivasi untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini.
Program ini juga diintegrasikan dengan Green Policing, yang mengajak siswa peduli terhadap lingkungan. Ditlantas menyerahkan bibit pohon berbuah kepada pihak sekolah dan menginisiasi kegiatan pengumpulan sampah botol plastik sebagai langkah konkret menjaga kebersihan.
“Melalui program ini, kami ingin anak-anak memahami bahwa keselamatan berlalu lintas adalah kebutuhan bersama. Harapannya, mereka bisa menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masing-masing,” ujar Dasril.
Ia menambahkan, sinergi dengan program lingkungan menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang tidak hanya disiplin di jalan, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap alam.
Kepala sekolah, Sukarmi, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi langsung dari kepolisian memberikan dampak positif dalam membentuk karakter siswa.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menanamkan disiplin berlalu lintas dan kepedulian lingkungan sejak dini. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Di kesempatan terpisah, Dirlantas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan langkah strategis dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masa depan.
“Anak-anak adalah agen perubahan. Kami ingin mereka menularkan nilai keselamatan dan kepedulian lingkungan kepada keluarga dan masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau tidak hanya menanamkan pemahaman tentang keselamatan di jalan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan. Pendekatan edukatif yang humanis pun terlihat efektif, tercermin dari antusiasme siswa dan interaksi hangat antara polisi dan pelajar.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam mencetak generasi yang disiplin, berkarakter, dan bertanggung jawab—baik di jalan raya maupun dalam menjaga kelestarian lingkungan.(SID/HBN)
