Katakata.id – Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), mendapat perhatian langsung dari jajaran Polda Riau. Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi didampingi Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol I Ketut Gede Adi Wibawa melaksanakan kunjungan kerja sekaligus asistensi dan pemeriksaan progres pembangunan, Rabu (11/2/2026).
Rombongan Wakapolda tiba di Helipad Lapangan Bola Desa Muara Tiu Makmur sekitar pukul 10.35 WIB menggunakan Helikopter AW169. Turut mendampingi Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, Dir Intelkam Polda Riau Kombes Pol Wimboko, serta sejumlah pejabat utama Polda Riau lainnya.
Agenda kunjungan diawali dengan kegiatan silaturahmi di Masjid Al Mujahadah, Desa Muara Petai. Dalam pertemuan tersebut hadir unsur Forkopimda Kuansing, para kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tokoh agama se-Kecamatan Pucuk Rantau.
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Polda Riau dalam pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan.
“Pucuk Rantau ini berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi, Sumatera Barat, dan Kabupaten Indragiri Hulu. Kehadiran jembatan ini sangat vital bagi masyarakat kami. Kami siap mendukung penuh program pembangunan dan bersinergi dengan TNI-Polri,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Pucuk Rantau, Ahmad Shaleh, juga menyampaikan rasa terima kasih atas pembangunan jembatan yang dinilai sangat membantu mobilitas warga, terutama anak-anak sekolah. Ia berharap ke depan aparat juga semakin gencar memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang menjadi perintah langsung Presiden Republik Indonesia kepada TNI dan Polri untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.
“Jembatan ini bukan sekadar penghubung fisik, tetapi akses kelangsungan hidup masyarakat. Ini membuka jalur ekonomi, mempermudah anak-anak menuju sekolah, dan mempercepat pelayanan sosial. Pembangunan ini harus dilaksanakan dengan kolaborasi TNI, Polri, dan pemerintah daerah,” tegasnya.
Usai kegiatan seremonial dan ramah tamah, sekitar pukul 12.10 WIB rombongan bergerak menuju lokasi pembangunan jembatan gantung sepanjang 83 meter yang menghubungkan Desa Muara Petai dan Desa Muara Tiu Makmur. Wakapolda melakukan pengecekan langsung terhadap progres pembangunan sebelum melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Pelalawan pada pukul 12.40 WIB.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Brimob Polda Riau siap mendukung penuh program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini. Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari solusi percepatan pembangunan, khususnya di daerah yang aksesnya masih terbatas,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut menjadi simbol nyata sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah Riau, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi.
Dengan terbangunnya Jembatan Merah Putih Presisi, diharapkan konektivitas antar desa semakin lancar, roda perekonomian masyarakat meningkat, serta akses pendidikan dan layanan dasar dapat dijangkau lebih mudah oleh warga Pucuk Rantau.(HBN/RSD)
