Katakata.id – Jurusan Sosiologi dan Magister Sosiologi Fisip Universitas Riau (UNRI) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Hutan Adat Imbo Putui, Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Senin (24/11/2025). Kegiatan ini menjadi wujud nyata pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian.
Tim dosen yang terlibat terdiri dari Prof. Dr. Rd. Siti Sofro Sidik, M.Si, Dr. T. Romi Marnelly, S.Sos., M.Si, Robi Armilus, S.Sos., M.Si, Mochamad Latif, M.Phil, Siti Wahyu Vitamagistra, S.Sos., M.A, dan Resdati, S.Sos., M.Si. Mereka bersama mahasiswa melakukan serangkaian program edukasi dan pelestarian lingkungan di kawasan hutan adat tersebut.
Dr. T. Romi Marnelly menjelaskan bahwa Hutan Adat Imbo Putui dipilih karena merupakan salah satu hutan adat di Riau yang telah mendapat pengakuan negara dan kini tengah dikembangkan sebagai destinasi ekowisata oleh Lembaga Pengelola Hutan Adat Imbo Putui.
Sebagai bagian dari kontribusi pelestarian, tim dosen menyerahkan 2.000 bibit pohon berbagai jenis seperti jengkol, trembesi, dan kaliandra untuk ditanam di sekitar kawasan hutan.
Praktikum Sosiologi Lingkungan di Lapangan
Selain kegiatan pengabdian, dilakukan pula praktikum mata kuliah Sosiologi Lingkungan yang diikuti 51 mahasiswa S1 Sosiologi dan 3 mahasiswa Magister Sosiologi. Praktikum ini berfokus pada tata kelola dan upaya pelestarian hutan adat.
“Kita berharap mahasiswa bisa menyaksikan langsung upaya pelestarian hutan yang dilakukan oleh masyarakat,” ujar Robi Armilus.
Rombongan UNRI disambut langsung oleh Ketua Lembaga Pengelola Hutan Adat Imbo Putui, Said Faizan Tas’ad. Dalam sesi dialog, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat adat.
“Kerja sama ini sangat diperlukan, terutama dalam menggali potensi hutan adat agar bisa terus lestari,” ungkapnya.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian hutan adat, sekaligus mendorong peningkatan kualitas lingkungan hidup di kawasan tersebut.(Rls/RA)
