Katakata.id – Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia, Polda Riau melaksanakan kegiatan penanaman pohon serentak bersama Polres jajaran, Jumat (21/11/2025). Sebanyak 210 bibit pohon dari berbagai jenis ditanam di tepi Danau Kayangan, Kecamatan Rumbai Timur, Pekanbaru.
Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Riau Irjen Dr Herry Heryawan SIK MH MHum, didampingi Wakapolda Brigjen Pol Andrianto Jossy Kusumo, pejabat utama Polda Riau, serta Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho. Hadir pula Kapolresta Pekanbaru Kombes Jeki Rahmat Mustika, perwakilan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Danrem 031/Wirabima, Kepala Dinas Hortikultura, hingga pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK yang turut terlibat dalam aksi penanaman.
Kapolda Riau menegaskan bahwa gerakan ekologis ini merupakan langkah nyata untuk menghapus stigma lama bahwa Riau adalah provinsi “penghasil asap” akibat kebakaran hutan dan lahan.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, serta persembahan Tari Bumi oleh siswa MTsN 1. Usai prosesi pembukaan, Kapolda dan rombongan menanam berbagai jenis pohon seperti durian, mangga, matoa, dan nangka madu. Selain itu, 2.100 benih ikan patin turut ditebar sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem Danau Kayangan.
Dalam sambutannya, Irjen Herry mengungkapkan bahwa 80 persen persoalan lingkungan di Riau berakar dari kerusakan ekologis dan kebakaran hutan.
“Dulu Riau memiliki 5,4 juta hektare kawasan hutan. Tahun 2023 yang tersisa hanya 1,6 juta hektare atau sekitar 25 persen. Ini sejarah yang tidak boleh terulang,” tegasnya.
Ia mendorong konsep green policing sebagai pendekatan baru Polda Riau dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, solidaritas antara manusia dan alam—cosmic solidarity—harus dibangun sejak dini, terutama di kalangan generasi muda.
“Menanam pohon adalah menanam kebaikan. Pohon menjadi tempat berteduh, tempat kita bergantung, dan menyimpan harapan masa depan,” ujarnya.
Kapolda mengungkapkan bahwa dalam sepekan terakhir, Polda Riau bersama pemerintah daerah, komunitas lingkungan, pelajar, dan masyarakat telah menanam lebih dari 24.000 pohon di seluruh wilayah Riau, melampaui target awal 21.000 pohon.
“Ini sejarah baru. Riau bukan lagi provinsi penghasil asap, tetapi provinsi yang menghormati alam dan lingkungannya,” ujar Irjen Herry dalam sesi door stop.
Ia juga mengapresiasi dukungan Walikota Pekanbaru yang dinilainya menjadi inspirasi bagi para pelajar untuk terlibat dalam gerakan ekologis ini.
Irjen Herry menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon hanyalah langkah awal. Polda Riau berkomitmen menjadikan pelestarian lingkungan sebagai budaya berkelanjutan yang didukung kebijakan pemerintah daerah dan sinergi lintas lembaga.
“Kegiatan hari ini adalah melting pot yang menyatukan energi, semangat, dan kepedulian kita bersama. Apa yang kita lakukan adalah investasi ekologis untuk generasi mendatang,” pungkasnya.(HBN/RA)
