Katakata.id – Ketua Ombudsman Republik Indonesia Nuzran Joher menyatakan akan melakukan pembenahan internal setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Nuzran mengatakan, pelantikan tersebut menjadi langkah baru bagi dirinya bersama jajaran Ombudsman RI. Dengan perubahan kepemimpinan tersebut, ia menyebut Ombudsman akan melakukan pembenahan internal sekaligus melanjutkan agenda pengawasan pelayanan publik.
“Ini merupakan langkah baru kami sebagai ketua dan anggota. Sekarang sudah lengkap sembilan komisioner,” ujar Nuzran usai dilantik Presiden Prabowo.
Menurut Nuzran, Ombudsman saat ini juga tengah mengawal sejumlah persoalan yang berkaitan dengan tata kelola pelayanan publik, termasuk menyiapkan rekomendasi terkait perbaikan di bidang hukum dan pemasyarakatan.
“Ombudsman hari ini juga sedang mengawal proses dan menyiapkan rekomendasi terkait isu-isu yang sudah kita ketahui dalam rangka tata kelola perbaikan di bidang hukum terhadap pemasyarakatan,” katanya.
Nuzran menegaskan, kerja Ombudsman tidak hanya berkaitan dengan persoalan di Lapas Cibinong. Ia menyebut lembaga tersebut memiliki mandat yang lebih luas dalam mengawasi pelayanan publik di berbagai sektor.
“Kami ingin menyampaikan bahwa bukan itu saja yang dilakukan Ombudsman, tetapi banyak,” ujarnya.
Nuzran mencontohkan hasil investigasi Ombudsman terhadap meninggalnya empat dokter internship. Hasil investigasi tersebut telah disampaikan kepada Menteri Kesehatan, termasuk saran perbaikan yang perlu dilakukan.
Menurut Nuzran, hampir 90 persen saran perbaikan tersebut telah ditindaklanjuti melalui perintah Menteri Kesehatan kepada direktorat jenderal terkait.
“Kemarin juga menyampaikan hasil investigasi terhadap empat dokter internship yang meninggal dan kami sampaikan kepada Menteri Kesehatan. Saran perbaikan itu hampir 90 persen, Menteri Kesehatan memerintahkan Dirjen terkait untuk menjalankan hasil daripada saran perbaikan,” kata Nuzran.
Selain sektor kesehatan, Ombudsman juga melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji.
Nuzran mengatakan, sekitar sepekan sebelum pelantikan, Ombudsman bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah untuk menyampaikan hasil evaluasi penyelenggaraan ibadah haji.
“Seminggu lalu kami bertemu Menteri Haji dan Umrah menyampaikan hasil evaluasi penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.
Karena itu, Nuzran kembali menegaskan bahwa agenda Ombudsman tidak hanya berfokus pada satu persoalan.
“Jadi bukan hanya masalah Lapas Cibinong saja,” tegasnya.(Rasid Ahmad)
