Katakata.id – Hujan deras yang mengguyur Pekanbaru pada Sabtu (18/4/2026) malam berubah menjadi momen menegangkan bagi warga Jalan Sembilang, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai Timur. Air yang terus meninggi membuat sejumlah warga terjebak di dalam rumah, hingga akhirnya meminta bantuan evakuasi di tengah malam.
Laporan darurat itu diterima Kantor SAR Pekanbaru dari BPBD Provinsi Riau sekitar pukul 00.30 WIB, Minggu (19/4). Dalam laporan tersebut, enam warga disebut membutuhkan pertolongan setelah banjir mulai merendam permukiman sejak sekitar pukul 23.50 WIB.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan tim rescue langsung bergerak cepat begitu laporan diterima. Enam personel dikerahkan menuju lokasi untuk memastikan keselamatan warga.
“Setibanya di lokasi sekitar pukul 01.10 WIB, tim langsung melakukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak,” ujarnya.
Situasi di lokasi cukup menantang. Genangan air yang terus naik membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan cepat dan hati-hati, terlebih di antara warga yang terjebak terdapat anak-anak.
Dari enam warga yang dilaporkan, satu orang lebih dulu berhasil menyelamatkan diri secara mandiri. Sementara lima lainnya—terdiri dari satu orang dewasa dan empat anak-anak—berhasil dievakuasi tim SAR dalam kondisi selamat.
Usai dievakuasi, para korban segera dipindahkan ke tempat yang lebih aman dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga yang telah menunggu dengan cemas.
Banjir yang melanda kawasan tersebut diduga dipicu tingginya intensitas hujan yang mengguyur kota, sehingga menyebabkan air meluap dan merendam sejumlah titik permukiman.
“Seluruh korban sudah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Operasi SAR kami usulkan untuk ditutup setelah proses evakuasi selesai,” tutup Budi.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan dengan intensitas tinggi melanda, terutama di wilayah rawan genangan.(SID/HBN)
