Prime HeadlineBeritalogyJurna CoreTasty Plate PediaBeauty Glow Pediakilas sepak bolaindokulinerbeautyniquejawara beritawellnesiahubastralythickuliner viralatletic zone hubzoonestifysorotan hari iniSudut LapanganCombatpediaTinta BeritaKuliner HariankuLuxurious BakingLacak Jejak SejarahBerita KecelakaanInformasi Harga SahamUpdate Seputar Berita PenipuanInformasi Seputar Harga EmasBerita Kecelakaan TerkiniBerita PenipuanInformasi Tentang Emasharga emas realtimeHarga Semen IndonesiaInformasi Kenaikan Harga EmasHarga SemenBerita Seputar EsportBerita Seputar KacaFashion IndonesiaBerita Harian SejatiUpdate Berita TerpercayaBerita Utama TerupdateSeklas Kabar BeritaInformasi Berita Bola TerkiniInformasi Berita CepatBerita Terbaru TerpopulerBerita Harian CepatSeputar Berita BolaPacu BeritaUpdate TeknoRanah AutoRumpi TetanggaMega Otomotifdunia faunaJelajah FaunaTatoo Art IndonesiaLoves Diet SehatSkena Fashionprediksi master hari iniUnited GamingFundacion RapalaFakta SehariTren HarapanGadgetkanGosipliciousiNewsComplexiNewsFootballPollux TierFoomer OfficialCommon SightJurnal TempoRuang MistisiNews CombatOhana MagazineLove Food Ready MealsPetite PaulinaBeauty RivalSpecialty Network SllcFilm Terbaru Penuh Pesan MoralMovie AutoAlmansorsMayumioteroCipta WacanaAkademi Keperawatan Yayasan UKIJurnal Keperawatan YUKISekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabayasensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138sensa138Round Rock JournalbociljpBiobaeckereiBornheimerBukemersanacokyakisirTrans To FindBrivifyjuliet4d loginkiyo4d27.comkiyo4d11.comkiyo4d10.comkiyo4d04.comkiyo4d.coyourbestiebimahokibima88bima88BIMAHOKIbimahokibimahokibimahokibima88basic4d login situs resmiharga emas turun tajam awal September bikin investor deg deganharga perak terkoreksi apakah peluang bangkit masih terbukaemas mendadak jadi perhatian harga kini memasuki area sensitifasap karhutla indonesia sampai metro manila filipinabanyak orang kini pilih hp bekas pasar refurbished tumbuhmctominay alami aritmia ringan napoli kehilangan andalanmarc marquez kenang hasil buruk MotoGP mandalikashio anjing kejutan besar rezeki datang tak terdugacherry makeup sentuhan merah bikin wajah lebih segarmeerkat selalu berdiri tegak alasan penting kebiasaannyamochi basque cake creamy center chewy texturekorean jjimdak ayam gurih manis saus melimpahkuliner gang sempit jadi buruan orang rela antrediet mediterania sayur minyak zaitun pegang peran pentingai tanpa konteks bisnis snowflakesyahrini dua kali keguguran sebelum baby rharga emas antam 3 september 2026 naikrupiah menguat 3 september 2026 rp17695tips hemat bbm mobil diesel pertamina dex naiktransfer real madrid 2026 27 belanja besarpermainan digital viral semakin menarikmekanisme permainan populer yang ramaidesain visual permainan moderninteraktif baru membentuk tren permainan digital permainan populer menunjukkan perubahan preferensiperkembangan mekanisme interaktif semakin dinamispermainan digital terbaru memperlihatkan perkembanganinovasi fitur permainan yang menarik perhatian penggunaperubahan perilaku dan minat pengguna digitaldesain mekanisme dan interaksi penggunaanalisis momentum dan variansianalisis rangkaian penggandadinamika pengganda dan momentumevaluasi distribusi simbol emasevaluasi tempo dan ritmekorelasi probabilitas dan variansiobservasi momentum secara sistematisobservasi ritme dan kombinasipemetaan pola dan pergerakanstudi distribusi dan variansianalisis parameter wins efisienanalisis persepsi keramahan sistemevaluasi pola bermainkajian alur bermain sinkronkerangka efisiensi pengelolaan modalmanajemen modal bertahappembaruan game dan operasionalpembaruan mekanisme permainanpengalaman awal system permainanstrategi alokasi modal minimalanalisis ritme putaranevaluasi data spinindikator ritme berulangkajian variabilitas sesimetode jeda pengamatanobservasi multiplier terukurobservasi simbol momentumpemetaan ritme sesipencatatan momentum putaranstudi kombinasi reeldinamika multiplier dan poladinamika simbol dan peluangdistribusi statistik dan peluangmomentum hasil dan probabilitasobservasi historis dan korelasipendekatan komputasional dan variansiritme digital dan variansiritme scatter dan variansivariasi modal dan kombinasivariasi pengganda dan hasilmenhut lindungi rakyat dari asap karhutlaacer predator atlas 7 intel arc g3 extremepemain termahal serie a 2026pemain termahal serie a 2026chatgpt bikin foto menyeramkan uncanny valleylegenda pantai sunyi makhluk laut gaibemain termahal serie a 2026kenaikan permintaan global emas perhatian investorharga perak hari ini menguat pasar global berubah arahemas Kembali bersinar Harga antam menguat setelah tertekanlps jamin uang nasabah bank tutup cair 5 haridampak makan larut malam pada tubuhklasemen kualifikasi piala asia u20 indonesia bantai laoshasil china masters sabar reza ke perempat finalramalan sagitarius terbaru rezeki kariersheer layering tren transparan tampil elegankakapo burung beo terberat dunia tak bisa terbangmochi donuts chewy texture different regular donutstiramisu cup Kembali ramaidessert pistachio kreasi barumenu low carb 2026 variatif lezatacer dualplay mini handheld gaming laptopaudi marissa gugat cerai anthony xieputin tawarkan kapal ke indonesia perikanangejala iritasi asap karhutla bersin ispaharga emas antam 4 september 2026 naikyan diomande real madrid timing jadi kekuatanprediksi inter vs napoli 5 september 2026byd racco indonesia mulai dipertimbangkanpolestar 4 suv lifted electric estatemenjaga kesehatan mental saat transisi hidupcomo 1907 liga champions stadio sinigagliasarwendah ruben onsu syahrini jadi sorotan salahdine parnasse ufc paris usman nurmagomedovmitsubishi pajero gen 5 vs pajero gen 4jet china usir filipina scarborough shoalmalaysia hujan buatan sarawak redakan kabut asapnvidia hugging face acquisition open source aithe blood of dawnwalker time vampire rpgkai kai jia jia birthday singaporeacer predator atlas 7 intel arc g3 extrememekanisme multiplier nilaiantarmuka pengalaman fiturbias kognitif poladesain visual fokusdurasi sesi responspersepsi pola acakprobabilitas variasi sesirng hasil digitaltempo persepsi keputusanvolatilitas ritme risikoemas kembali bersinar harga antam naik tajam hari iniperak antam menguat tajam di tengah pelemahan Harga duniaharga emas hari ini menguat antam catat lonjakan baruchery robot mobo aimoga keahlian pendamping keluargarespons menlu ri pm xanana gusmao temui Jokowi solosty dingin jelang borneo fc vs persija sudah lama di indonesiakapan motogp san marino 2026 dimulai marc marquez ke puncakkeberuntungan shio ular september 2026 peluang baruskin longevity tren perawatan kulit baru 2026cumi cumi bigfin laut dalam terekam kamera tentakel bikin takjubsoft milk bun with milk cream homemade recipetren kuliner korea jepang restoran baru Indonesia 2026resep mentai rice bowl creamy praktis favorit anak mudavegan high protein tofu seitan jadi andalanpersepsi pola keacakananimasi pengalaman visualantarmuka pemahaman informasibias kognitif simbol acakdurasi sesi perubahan fokusprobabilitas dasar dan peluangdistribusi variasi keluarandurasi fokus dan keputusankemunculan multiplier dan persepsipersepsi pola rangkaian acakrtp rata rata teoretissimbol animasi pengalaman visualsistem acak variasi putarantempo animasi dan persepsivolatilitas karakter variasi hasilantarmuka respons visualbias ingatan rangkaiandurasi sesi fokusfitur bonus ritmemekanisme pengali bervariasiprobabilitas rangkaian putaranrtp distribusi nilaisimbol berulang persepsitempo dinamika permainanvolatilitas intensitas hasilmultiplier fungsi pengaruh visualdurasi sesi ketelitian keputusanfreespin ritme sesijejak animasi ekspektasi pemainmekanisme acak urutan putaranpersepsi keberuntungan variasi acakrtp karakter permainansimbol serupa persepsi situasivolatilitas intensitas permainanwarna gerakan umpan balikprobabilitas multiplier mekanismerng keacakan hasilrtp persentase jangka panjangtempo animasi persepsivolatilitas variasi hasilfrekuensi acak sampel pendekantarmuka informasi sesibatas informasi keputusan rasionalbonus bukan petunjukfreespin mekanisme probabilistikgerakan simbol ritme visualhasil beruntun respons keputusanmultiplier dinamis persepsipersepsi risiko kejadian terbarurtp volatilitas karakteremas kembali bersinar harga antam naik tajam hari iniperak antam menguat tajam di tengah pelemahan harga duniaharga emas hari ini menguat antam catat lonjakan baruchery robot mobo aimoga keahlian pendamping keluargarespons menlu ri pm xanana gusmao temui Jokowi solo sty dingin jelang borneo fc vs persija sudah lama di indonesiakapan motogp san marino 2026 dimulai marc marquez ke puncakkeberuntungan shio ular september 2026 peluang baruskin longevity tren perawatan kulit baru 2026cumi cumi bigfin laut dalam terekam kamera tentakel bikin takjubsoft milk bun with milk cream homemade recipetren kuliner korea jepang restoran baru Indonesia 2026resep mentai rice bowl creamy praktis favorit anak mudavegan high protein tofu seitan jadi andalantcl p80 ultra resmi layar amoled nxtpaperbilly syahputra vika kolesnaya tak pernah menuntutgejala usus buntu pada anak tanda bahayaharga iphone ultra bocor varian 1tb rp60 jutakumur setelah sikat gigi tidak dianjurkanreal madrid kalah dari betis mourinho bingungatretochoana eiselti sesilia langka tanpa paru paruconverse first string jack purcell kanvas premiumfall 2 deadpoint tayang 16 september 2026

Kebakaran Gambut Indonesia Kembali Mengganas, Bayang-Bayang 2015 Mulai Terlihat

Katakata.id – Jika ada jenis kebakaran yang paling sulit ditaklukkan, kebakaran lahan gambut tropis layak ditempatkan di urutan teratas. Api tidak selalu terlihat menyala di permukaan. Ia dapat bergerak perlahan di bawah tanah, membakar lapisan gambut yang luas, bertahan dalam suhu rendah dan kembali muncul ketika kondisi memungkinkan. Asap yang dihasilkannya pun jauh lebih mencemari dibandingkan kebakaran hutan biasa.

Ancaman itulah yang kini kembali membayangi Indonesia. Citra satelit Aqua milik NASA yang menggunakan sensor MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer) pada 1 September 2026 menunjukkan aktivitas kebakaran yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

Dalam pemetaan tersebut, titik merah menunjukkan deteksi kebakaran. Satu kebakaran dapat menghasilkan lebih dari satu deteksi karena setiap titik merepresentasikan piksel yang oleh sensor dan algoritma teridentifikasi memiliki anomali termal.

Indonesia memang menghadapi kebakaran hampir setiap tahun. Namun, kondisi musim kebakaran 2026 mulai mengingatkan pada episode ekstrem yang pernah terjadi sebelumnya.

Peneliti Universitas Columbia, Robert Field, mengatakan Indonesia baru memasuki musim kebakaran sekitar tiga pekan ketika aktivitas kebakaran mulai meningkat tajam.

Menurut Field, situasinya memiliki kemiripan dengan kondisi 2015, ketika kebakaran hebat melanda Indonesia selama berbulan-bulan.

Ancaman terbesar bukan semata api yang terlihat. Kebakaran gambut memiliki karakter berbeda karena dapat menjalar melalui lapisan organik yang berada di bawah permukaan tanah. Ketika gambut mengering, api dapat terus membara meski tidak terlihat dari luar.

“Kebakaran permukaan kurang menjadi masalah, tetapi ketika api mencapai bawah tanah, api tidak akan berhenti,” kata Field.

Menurut dia, api dapat terus membakar hingga hujan besar kembali turun, yang diperkirakan baru terjadi sekitar Oktober atau November.

Indonesia menjadi sangat rentan karena negara ini merupakan rumah bagi sekitar 36 persen lahan gambut tropis dunia. Dalam kondisi kering ekstrem, hamparan gambut yang biasanya basah berubah menjadi bahan bakar raksasa. Dampaknya juga tidak hanya dirasakan oleh lingkungan sekitar lokasi kebakaran.

Salah satu perkiraan menunjukkan kebakaran gambut dapat menghasilkan sekitar tiga kali lebih banyak partikel halus dibandingkan kebakaran hutan tropis lainnya. Emisinya juga dapat mencapai lima kali lebih banyak sulfur dioksida, tiga kali lebih banyak karbon organik serta dua kali lebih banyak metana dan karbon monoksida.

Artinya, ketika gambut terbakar, persoalannya bukan hanya hilangnya tutupan vegetasi. Udara yang dihirup jutaan manusia ikut menjadi taruhannya.

Kondisi iklim tahun ini semakin memperbesar risiko. Pola El Niño, yang dinilai NOAA masih ada dan menguat pada Agustus, biasanya menyebabkan penurunan curah hujan di Indonesia. Kondisi tersebut semakin berbahaya ketika berlangsung bersamaan dengan fase positif Indian Ocean Dipole (IOD).

Pada musim panas 2026, kekeringan disebut terjadi secara luas. Sekitar 90 persen wilayah Indonesia menerima sedikit atau bahkan tidak menerima curah hujan sama sekali pada awal Agustus, berdasarkan data badan meteorologi Indonesia.

Kombinasi kekeringan dan gambut yang mengering menjadi resep berbahaya bagi penyebaran api. Pengalaman Indonesia menunjukkan betapa mahalnya kombinasi tersebut.

Pada 2015, setelah kebakaran berlangsung lebih dari tiga bulan, kebakaran Indonesia diperkirakan menghasilkan sekitar 1,75 miliar ton setara gas rumah kaca. Jumlah tersebut bahkan lebih besar dibandingkan emisi Jepang selama satu tahun.

Pada 2 September 2026, kebakaran yang telah berlangsung sekitar satu bulan disebut telah menghasilkan emisi sekitar 10 persen dari jumlah emisi kebakaran 2015.

Angka itu menjadi peringatan bahwa musim kebakaran tahun ini belum selesai.

Pemerintah Indonesia menggunakan data satelit NASA dan NOAA, termasuk sensor MODIS dan VIIRS, untuk memantau kebakaran aktif hampir secara real-time.

Platform SiPongi berbasis MODIS dan VIIRS milik Kementerian Kehutanan, misalnya, mencatat 946 titik api pada 31 Agustus 2026.

Namun, angka titik api tidak selalu menggambarkan besarnya kebakaran yang sebenarnya. Asap tebal, awan, kanopi hutan dan terutama api yang berada di bawah tanah dapat membuat sensor satelit kesulitan mendeteksinya. Di sinilah muncul paradoks.

Ketika kebakaran semakin besar dan asap semakin pekat, jumlah kebakaran yang terdeteksi dari satelit justru bisa menurun.

“Peristiwa asap terburuk, secara paradoks, bisa menjadi yang paling sulit diamati dari luar angkasa dengan MODIS dan VIIRS,” kata Mark Cochrane, ahli ekologi dari University of Maryland yang telah melakukan penelitian lapangan mengenai kebakaran gambut di Indonesia selama hampir satu dekade.

Dengan kata lain, berkurangnya titik merah pada peta satelit tidak otomatis berarti api telah mereda.

Cochrane mengingatkan, kerentanan gambut Indonesia terhadap kebakaran tidak semata-mata lahir dari cuaca ekstrem.

Pembangunan kanal dalam skala besar dan pengeringan rawa gambut pada 1990-an untuk pengembangan pertanian telah menurunkan permukaan air tanah secara signifikan.

Kondisi itu membuat gambut lebih mudah terbakar ketika musim kemarau panjang datang.

Perkebunan kelapa sawit dan perkebunan hutan juga berkembang di kawasan yang sebelumnya merupakan lahan basah.

Setelah bencana asap 2015, pemerintah dan berbagai organisasi mulai melakukan upaya pemulihan, termasuk membendung sebagian kanal dan mengembalikan kondisi lahan basah. Kapasitas pemadaman juga ditingkatkan dan berbagai langkah dilakukan untuk mengurangi kebakaran yang dipicu aktivitas manusia.

Namun, tahun 2026 menjadi ujian terhadap efektivitas seluruh upaya tersebut.

“Tahun ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi langkah-langkah yang telah diterapkan setelah tahun 2015,” kata Shi Jun Wee, mahasiswa pascasarjana University of Maryland.

Wee bersama tim yang bermitra dengan NASA dan MapBiomas bahkan mengembangkan metode baru untuk mendeteksi kebakaran yang berada di bawah lapisan hutan menggunakan pengamatan inframerah gelombang pendek dari satelit Landsat dan Sentinel-2.

Pemantauan akan dilakukan melalui berbagai sistem, termasuk Worldview NASA, FIRMS, Harmonized Landsat and Sentinel-2 (HLS) serta Global Fire Emissions Database (GFED). Dampak kebakaran mulai merembet jauh dari lokasi api.

Pejabat Indonesia telah memperingatkan bahwa sebagian besar penduduk telah terpapar asap berbahaya. Sejumlah sekolah mulai beralih ke pembelajaran jarak jauh, sembilan taman nasional ditutup dan penerbangan di beberapa wilayah mengalami penundaan akibat asap tebal.

Karhutla kembali menunjukkan wajah yang sama yakni ketika api membakar hutan dan gambut, kehidupan manusia ikut terganggu. Sekolah terganggu. Penerbangan terganggu. Kawasan konservasi ditutup. Udara tercemar. Dan masyarakat harus hidup berdampingan dengan asap.

Yang membuat persoalan ini semakin serius, musim kebakaran 2026 masih berada pada tahap awal.

Cochrane mengingatkan agar perhatian terhadap karhutla tidak hanya muncul ketika fenomena El Niño mencapai puncaknya. “Orang cenderung fokus pada kebakaran ini selama El Niño dan kemudian melupakannya,” ujarnya.

Padahal, menurut dia, persoalan kebakaran membutuhkan perhatian berkelanjutan, termasuk pada tahun-tahun ketika kebakaran tidak terlalu parah. Sebab, kebakaran gambut bukan sekadar persoalan api.

Ia adalah persoalan iklim, tata kelola lahan, kesehatan publik, emisi karbon dan masa depan ekosistem. Dan ketika gambut mulai membara dari bawah tanah, memadamkannya bukan lagi perkara mematikan nyala api. Itu adalah pertarungan melawan bara yang tidak terlihat.

Editor: Rasid Ahmad
Sumber: science.nasa.gov

Related posts