Katakata.id – Banjir tak hanya meninggalkan genangan, lumpur, dan kerusakan. Di balik bencana tersebut, ada kekhawatiran lain yang tak kalah penting, yakni kondisi kesehatan warga yang terdampak.
Melihat kebutuhan itu, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumatera Barat turun langsung memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak banjir di RW 12, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kota Padang, Kamis (20/8/2026).
Sebanyak 100 warga mendapatkan layanan kesehatan secara gratis. Penerima manfaat berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari orang dewasa, lansia, ibu hamil hingga balita.
Tak berhenti pada pemeriksaan kesehatan, IZI Sumatera Barat juga menyalurkan 100 bingkisan kebutuhan pangan kepada warga terdampak. Setiap paket berisi telur, biskuit, dan susu UHT 1 liter.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih setelah bencana seperti balita, ibu hamil dan lansia.
Kepala Cabang IZI Sumatera Barat, Abdul Ghofur, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari respons kemanusiaan IZI untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
“Kami merupakan lembaga amil zakat yang bergerak menghimpun dana zakat, infak, sedekah dan dana sosial lainnya. Program layanan kesehatan gratis untuk masyarakat terdampak bencana ini merupakan salah satu program yang kami inisiasi sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana,” ujar Abdul Ghofur.
Menurut Ghofur, penanganan pascabencana tidak cukup hanya dengan membersihkan lingkungan dan memperbaiki fasilitas yang rusak. Kondisi kesehatan masyarakat juga harus menjadi perhatian, terlebih bagi kelompok rentan.
“Kami berharap layanan ini dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat menjaga kondisi kesehatan setelah bencana,” tambahnya.
Apresiasi terhadap kepedulian IZI disampaikan Lurah Dadok Tunggul Hitam, Buderi Himra. Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada warganya.
“Kami ucapkan terima kasih banyak kepada IZI atas terlaksananya kegiatan layanan kesehatan untuk masyarakat kami yang terdampak bencana banjir,” ungkap Buderi.
Buderi menjelaskan, wilayah Dadok Tunggul Hitam merupakan salah satu kawasan yang cukup sering menghadapi banjir. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keberadaan sejumlah sungai yang mengapit kawasan permukiman warga dengan intensitas aliran cukup tinggi.
Situasi tersebut semakin menjadi perhatian setelah bencana galodo pada 2025 yang menyebabkan sejumlah sungai mengalami pendangkalan.
“Setiap hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung lebih dari dua jam, sudah dapat dipastikan air sungai akan meluap ke permukiman warga. Dengan adanya layanan kesehatan gratis ini, kami sangat berterima kasih kepada IZI karena telah memberikan perhatian dan membantu masyarakat kami yang terdampak,” tuturnya.
Kehadiran IZI Sumatera Barat di tengah masyarakat Dadok Tunggul Hitam menjadi pengingat bahwa masa pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan bersama.
Layanan kesehatan gratis membantu warga mendapatkan pemeriksaan setelah banjir, sementara bantuan pangan menjadi dukungan tambahan bagi keluarga yang masih menghadapi dampak bencana.
Melalui kegiatan tersebut, IZI Sumatera Barat berharap masyarakat terdampak dapat melewati masa pemulihan dengan lebih baik. Perhatian juga diarahkan kepada kelompok rentan agar mereka tidak luput dari layanan dan bantuan yang dibutuhkan.
Bagi warga Dadok Tunggul Hitam, kehadiran layanan kesehatan dan bantuan pangan ini bukan sekadar bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian bahwa mereka tidak sendirian menghadapi masa sulit setelah bencana. (Sinthiya Adela Fitri/Rasid Ahmad)
