Katakata.id – Suasana berbeda terlihat di simpang Jalan Yos Sudarso–Jalan Kayangan, Pekanbaru, Kamis (25/6/2026). Sejumlah pengendara yang melintas sempat mengira sedang berlangsung razia kendaraan. Namun yang mereka temui justru edukasi keselamatan, hadiah helm gratis, hingga bibit tanaman untuk dibawa pulang.
Melalui Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas yang digelar Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, pendekatan humanis kembali dikedepankan untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya merupakan kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.
Kegiatan yang dipimpin Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril, S.Pd., M.M., tersebut diisi dengan pembagian buku panduan keselamatan, helm berstandar SNI, tumbler, serta bibit tanaman berbuah sebagai bagian dari program Green Policing yang diinisiasi Kapolda Riau.
Sejak pagi, personel Polantas tampak aktif menyapa dan berdialog langsung dengan para pengguna jalan. Tidak ada suasana tegang seperti saat razia. Sebaliknya, petugas memberikan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas, pentingnya kelengkapan surat kendaraan, serta ajakan menjaga lingkungan melalui gerakan menanam pohon.
Kehangatan interaksi itu dirasakan langsung oleh Dina, warga Limbungan, yang menjadi salah satu penerima helm gratis.
“Tadi saya pikir ada razia. Alhamdulillah saya lengkap semua, SIM ada, STNK ada. Memang helm saya sudah tidak bagus lagi. Saya tidak menyangka malah mendapatkan helm SNI dari ibu Polwan. Ini menjadi rezeki dan sangat bermanfaat untuk keselamatan saya saat berkendara,” ujarnya sambil tersenyum.
Menurut Dina, kegiatan seperti ini memberikan kesan positif terhadap kehadiran polisi di tengah masyarakat. Ia berharap budaya tertib berlalu lintas semakin tumbuh dan seluruh pengguna jalan dapat saling menghormati.
“Menjelang Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, saya mengucapkan selamat kepada Polri. Semoga semakin baik, semakin dekat dengan masyarakat, dan selalu hadir melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat,” tuturnya.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau AKBP Dasril mengatakan bahwa kampanye tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya keselamatan melalui pendekatan edukatif yang menyentuh langsung masyarakat.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa keselamatan adalah kebutuhan. Menggunakan helm SNI, melengkapi surat kendaraan, mematuhi aturan lalu lintas, dan saling menghormati sesama pengguna jalan adalah langkah sederhana yang dapat menyelamatkan nyawa,” jelasnya.
Tidak hanya soal keselamatan di jalan, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan melalui program Green Policing yang terus digaungkan di berbagai kesempatan.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun melalui kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Kami akan terus menghadirkan Polantas yang humanis, dekat dengan masyarakat, dan aktif memberikan edukasi keselamatan. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, kami mengajak seluruh masyarakat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di Provinsi Riau,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung aman dan penuh keakraban. Di tengah padatnya aktivitas lalu lintas perkotaan, kehadiran polisi dengan pendekatan yang bersahabat menjadi pesan bahwa keselamatan tidak harus disampaikan melalui penindakan semata, tetapi juga lewat edukasi dan kepedulian.
Karena pada akhirnya, tertib berlalu lintas bukan hanya soal mematuhi aturan, melainkan bentuk cinta terhadap diri sendiri, keluarga, dan sesama pengguna jalan.(SID/HBN)
