Lebih Dari Sekadar Kata

Auman Harimau terdengar di Teluk Lanus, suasana kampung terasa mencekam

Katakata.id -Seekor Harimau Sumatra dewasa terlihat di Kampung Teluk Lanus,Kecamatan Sungai Apit, Kabu[aten Siak, Riau pada Senin sore, 12 Juli 2021. Tak hanya menampakkan diri, ‘sang Datuk’ pula terdengar mengaum sehingga suasana kampung terasa mencekam.

Informasi tersebut dikabarkan Penghulu Kampung Teluk Lanus, Irwan Syahroni melalui suratnya kepada Kapala BBKSDA Provinsi Riau dan Kabupaten Siak, yang beredar di grup perpesanan WhatsApp. Disampaikan Irwan, warga setempat melihat harimau sumatra dewasa di wilayahnya. Warga juga mendengar suara auman harimau pada malamnya.

“Sore Tadi Hari Senin Tanggal 12 Juli 2021 sekitar Jam 17.15 WIB ada Masyarakat Kami Bernama FAHMI, LERI DAN PANJI menjumpai Harimau Sumatera Dewasa menyebrang Paret dari Hutan menuju Kampung Teluk Lanus.
Yang bersangkutan sekarang akibat berjumpa dengan Harimau Sumatera tersebut kena Pengering Kata Orang Kampung / Sakit Trauma,” terang Irwan dalam surat  itu.

“Selanjutnya Pada Jam 20.00 WIB Masyarakat Kami ada mendengar Aungan Harimau Sumatera di Belakang Rumah Pawit Sekitar 200 Meter dari SMP Negeri 1 Satu atap Sungai Apit – Teluk Lanus,” lanjut Irwan.

Irwan mengaku suasana Kampung Teluk Lanus mencekam. Karena itu, ia meminta BBKSDA Riau dan Kabupaten Siak untuk mengambil tindakan segera.

“Sehubungan hal tersebut di atas dan Suasana Kampung saat ini sedang mencekam maka dengan kerendahan hati kami mohon Kepada Bapak untuk: Monitoring dan Menangkap Harimau tersebut untuk dievakuasi ke hutan lebat yang jauh dari Kampung atau ke Kebun Binatang,” demikian Irwan Syahroni.

Diberitakan sebelumnya, adalah Azmi (33), warga Desa Serapung, Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau mengaku diserang Harimau Sumatra di Kampung Teluk Lanus, Kabupaten Siak. Akibatnya Azmi mengalami luka bekas cakaran pada bagian kaki, antara lutut dan mata kaki.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau, Suahryono, mengakui dapat kabar adanya seorang warga di Kabupaten Pelalawan berhasil selamat dari terkaman harimau. “Call centre kami juga mendapat berita itu dan kiriman video serta foto-foto terkait hal tersebut,” kata Suharyono dalam keterangan tertulisnya, Ahad (11/7/2021).

Serangan si belang terjadi pada seorang warga Desa Serapung Kecamatan Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan. Menurut informasi yang diterima, dia berhasil menyelamatkan diri. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 10 Juli 2021, sekitar pukul 16.00 WIB.

“Tadi pagi, tim Resort setempat sedang menuju ke desa atau lokasi korban untuk mendapatkan informasi yang tepat,” tambahnya.

“Tentunya kami turut prihatin, kalau lagi-lagi harus ada korban konflik dengan harimau. Kami selalu berharap ke semua pihak untuk bersama-sama saling mengingatkan tentang perlunya pemahaman hidup berdampingan dengan satwa yang dilindungi (co-eksistensi),” terangnya.

Haryono menambahkan, konflik antara harimau dan manusia yang terjadi di Riau, selalu berkaitan dengan hilangnya habitat satwa dilindungi itu. Selain itu, aktivitas masyarakat yang berpotensi mengancam keselamatan satwa, juga bisa menjadi penyebab harimau bisa melakukan serangan mematikan.

“Janganlah kita dengan sengaja menebang kayu di hutan-hutan primer yang merupakan ruang hidup harimau. Jangan pula kita biarkan saudara-saudara kita, tetangga-tetangga kita memasang jerat di hutan dan berburu babi yang juga merupakan penopang hidup harimau makanan pokok harimau,” katanya.

“Terakhir saya berharap agar saudara-saudara di Desa Serapung untuk tetap tenang, dan tidak membuat anarkis terhadap harimau Sumatra liar,” terangnya.

Diketahui pula, saat ini kondisi warga yang diduga korban serangan harimau itu, sudah mendapat perawatan di puskesmas rawat inap di Kuala Kampar. Terdapat beberapa luka pada bagian kaki kiri korban namun kini sudah ditangani tim medis..**

Editor: Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Ombudsman temukan potensi maladministrasi di Polri terhadap penyandang disabilitas

rasid

Gubri tegaskan semua daerah di Riau harus pengetatan PPKM, tak hanya Pekanbaru

admin

Pencapaian Komitmen Iklim Indonesia, ini yang mesti dilakukan

rasid