Lebih Dari Sekadar Kata
Saat salah satu pengurus Bem Unri mengirim surat ke Presiden Jokowi melalui Tiki ( Foto : Dok. Bem Unri)

Detik-detik peralihan Blok Rokan, Bem Unri kirim surat terbuka ke Istana

KataKata.id – Alih kelola Blok Rokan tinggal hitungan detik. Namun, 10 poin permasalahan belum juga rampung diselesaikan. Seharusnya alih kelola Blok Rokan dapat menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Riau.

Tetapi melihat berbagai permasalahan dalam proses peralihan yang sampai saat ini belum ditemukan titik terang dan kejelasan, tentu kondisi ini sungguh menghawatirkan dan menjadi ancaman bagi masyarakat Riau.

Menyikapi hal itu, Bem Unri membuat surat terbuka dan mengirimkan kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada hari ini. hal ini dilakukan untuk meminta kepada Presiden Joko Widodo memberikan instruksi tegas dan keras kepada pihak terkait dari alih kelola Blok Rokan.

Surat terbuka telah dikirimkan langsung ke alamat Istana Negara Republik Indonesia melalui kurir TIKI pada pukul 13.08 WIB. Surat tersebut berisi tentang harapan perihal alih kelola Blok Rokan yang sedang genting-gentingnya.

Berikut adalah isi pesan dari BEM UNRI kepada Presiden Joko Widodo :

1. Pemerintah Daerah agar segera menyelesaikan persoalan terkait alokasi PI 10%
2. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar terbuka tentang hasil audit lingkungan hidup permasalahan limbah CPI ke publik dalam hal ini masyarakat.
3. Pemerintah Daerah, Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK MIGAS) dan pihak-pihak terkait agar mengevaluasi perizinan PT. CPI yang belum diperbarui hingga saat ini.
4. Mendesak kejelasan terkait pajak PT. Mandau Cipta Tenaga Nusantara (MCTN) serta bagaimana distribusi terhadap daerah.
5. Pertamina Hulu Rokan agar menjalankan 4 komitmen yang telah dibuat demi kesejahteraan masyarakat Riau.
6. Pertamina Hulu Rokan agar memastikan dan bertanggung jawab terhadap laju produksi Blok Rokan. Apabila terjadi penurunan maka pertamina harus segera kembali meningkatkan laju produksi.

“Surat terbuka ini adalah bentuk dari BEM UNRI mengingatkan Presiden Indonesia untuk memperhatikan masalah yang terjadi pada peralihan Blok Rokan. masih banyak hal yang belum tuntas hingga menjadi kekhawatiran kita yang harus secepatnya diselesaikan dan menjadi perhatian khusus oleh bapak Presiden Indonesia,” kata Presiden Mahasiswa Bem Unri, Nofrian Fadil dalam rilisnya yang diterima KataKata, Ahad (8/8/2021).

“Karena ketika kami dari BEM UNRI ingin berdiskusi dengan pihak terkait seperti KLHK, ESDM, SKK Migas dan lainnya, hasilnya selalu nihil, kami selalu dipersulit tanpa kejelasan,” terang Nofrian.

“Melalui surat ini harapannya Presiden Indonesia mampu memberikan ketegasan terhadap pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan Blok Rokan ini,” tutupnya.

 

Reporter : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Mahasiswi FKIP UPP Raih Juara II Lomba Video Sehat

rasid

Kepala Sekolah SMP Juara Pekanbaru Raih Juara III Sebagai Kepsek Berprestasi

rasid

Fakultas Pertanian UPP tandatangani perjanjian kerjasama dengan Puslitbang Perkebunan Kementan RI

rasid