Lebih Dari Sekadar Kata
Ilustrasi/internet

Cerita Mahasiswi Universitas Kabul yang gagal berangkat dari Afghanistan

KataKata.id – Aisha Ahmad (22) seorang mahasiswi di Kabul, Afghanistan, segera mencari Bandara Internasional Hamid Karzi ketika pemerintahan Afghanistan jatuh ke tangan Taliban pada Senin (16/8) lalu.

Jalanan sepi saat dia berlari menuju bandara. suara tembakan bisa terdengar di beberapa sudut jalan.

Meski berhasil tiba di bandara,Aisha tak berhasil keluar Kabul. Setibanya di bandara, sudah ada orang berkerumun berdesakan masuk pesawat untuk penerbangan keluar negeri.

Ia juga mengaku melihat banyak perempuan dan anak kecil bergelimpangan di tanah setibanya di bandara.

“Anak-anak dan perempuan di tanah, rasanya seperti hari ini. Saya sempat pikir bahwa ini adalah akhir dan saya akan mati,” cerita Aisha pada dilansir dari CNN.

“Saya masih diKabul dan aman! Tidak ada tembakan sekarang! Banyak helikopter terbang di sekitar!,” tulisnya melalui akun twitter milik @AishaTaIks, Senin (16/8/2021).

“Untuk rakyat Amerika Serikat! Lain kali pilih presiden wanita karena mereka memiliki lebih banyak perasaan dan perhatian!,” terangnya.

Sayang Aisha tak berhasil Kabul, namun setidaknya dia berhasil keluar dari dan baku tembak yang terjadi di Bandara Hamid Karzi dengan goresan dan memar di sekujur tubuh.

Dia mengaku sempat meminta pertolongan pada negara lain melalui Twitter. Namun permintaan tolong itu dibalas oleh ancaman pembunuhan.

“Saya meminta bantuan dari negara ketiga, hanya untuk menerima ancaman pembunuhan,” kata Aisha.

Sebelumnya lima orang tewas ketika ratusan warga Afghanistan berlarian menuju bandara Kabul untuk kabur setelah jatuh ke tangan Taliban.

Seorang saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa ia melihat setidaknya lima jasad yang dibawa ke satu kendaraan.

Aisha Ahmad merupakan Mahasiswi Universitas Kabul. usianya 22 tahun. orang tuanya adalah pensiunan guru. ia saat ini menderita penyakit asma. ia ingin menyelesaikan pendidikannya namun dihadapkan pada situasi pengambilalihan kekuasaan Pemerintahan Afghanistan oleh Taliban.

“Saya mencari suaka dari negara mana pun selain #Pakistan Saya mahasiswi 22 tahun di Universitas Kabul dengan IPK 4/4. Orang tua saya adalah pensiunan guru (Keluarga terdiri dari 3). Saya menderita asma dan TIDAK BISA memakai #Burqa (Chadari), dan saya ingin menyelesaikan pendidikan saya,” ujar Aisha.

Wartawan : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Prof Nurman Resmi Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kebijakan Publik Fisip UIR

rasid

Menuju World Class University, UPP Gelar pertemuan dengan Dewan Pembina YPRH

rasid

Mahasiswa Kukerta Unri Adakan Sosialisasi Bahaya Kenakalan Remaja dan Cara Meningkatkan Potensi Usaha Kerupuk

rasid