Lebih Dari Sekadar Kata
Ilustrasi kekerasan seksual. [Foto : holopis.com]

Berikut Daftar 4 kasus pelecehan seksual di kampus yang menyita perhatian publik

KataKata.id – Kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan dosen SH kepada mahasiswinya inisial L di Universitas Riau menambah deretan panjang kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan perguruan tinggi.

Kasus pelecehan seksual ini menambah daftar hitam dunia pendidikan. Berikut daftar kasus pelecehan di lingkungan perguruan tinggi yang dirangkum mengutip okezone.com pada Rabu (17/11/2021) :

November 2021

Seorang mahasiswi Universitas Riau (Unri), L, melaporkan dekannya, SH, ke Polresta Pekanbaru terkait dugaan pelecehan seksual. Dekan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Unri ini diduga menciumi pelapor ketika bimbingan skripsi. SH juga melaporkan balik L terkait pencemaran nama baik.

Atas kejadian ini, pihak Unri membentuk Tim Pencari Fakta. Polresta Pekanbaru melimpahkan berkas kasus dugaan pelecehan seksual tersebut ke Polda Riau. Dekan SH saat ini telah diperiksa oleh polisi.

Agustus 2021

Kasus dugaan pelecehan seksual dilakukan oleh dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri kepada mahasiswinya. Melansir Sindonews, pihak rektorat IAIN Kediri membenarkan peristiwa tersebut.

Usai mendapat laporan, pihak rektorat langsung bereaksi dan memberikan sanksi pencopotan jabatan struktural kepada dosen tersebut. Pelecehan seksual itu terjadi ketika seorang mahasiswi sedang melakukan bimbingan skripsi di rumah terlapor. Saat ini korban berada dalam perlindungan Pusat Studi Gender dan Anak IAIN Kediri.

Desember 2019

Oknum dosen Universitas Negeri Padang berinisial FY resmi ditahan Polda Sumbar pada Februari 2020. FY akhirnya berstatus tersangka lantaran terlibat kasus pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi.

Sebelumnya, seorang mahasiswi melaporkan FY terkait kasus pelecehan seksual ke Polda Sumatera Barat pada 15 Januari 2020 dengan nomor: LP/17/I/2020/SPKT-BR. Aksi pelecehan seksual oleh oknum dosen kepada mahasiswi tersebut dilakukan di toilet salah satu gedung fakultas ketika berlangsung kegiatan mahasiswa, pada Desember 2019.

Mei 2019

Kasus pelecehan seksual diduga dilakukan oleh seorang dosen Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Kejadian pelecehan seksual tersebut menimpa 2 mahasiswi.

Peristiwa berawal dari obrolan dosen ZH yang sering memanggil korban AL dengan sebutan sayang, sehingga membuat AL merasa risih. AL juga kerap diajak ZH untuk bertemu di luar kampus, namun AL menolaknya. Bahkan AL pernah dilabrak oleh istri sang dosen. Selain AL, mahasiswi berinisial RH juga pernah menjalin hubungan dengan ZH.

Akibat hubungan tersebut, RH mengalami efek psikologis yang membuat dirinya trauma. Melansir siaran pers yang dikeluarkan oleh pihak kampus, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pun membentuk Tim Pencari Fakta guna menelusuri kebenaran informasi.

Sumber : okezone.com

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Resmi dilantik menjadi Rektor 2021-2025, Prof Syafrinaldi beberkan prestasi UIR

abbas

Dosen Pascasarjana Unilak Edukasi Masyarakat Tentang Investasi

abbas

Program Studi Agroteknologi Universitas Pasir Pengaraian Lolos Seleksi Beasiswa BPDPKS

rasid