Lebih Dari Sekadar Kata
salah satu perwakilan mahasiswa ketika didorstop oleh awak media di lokasi unjuk rasa [Foto : Dok. Bem Unri]

Bem Unri sampaikan aspirasi, Gubernur Riau justru meninggalkan lokasi kegiatan

KataKata.id – BEM Unri menggelar unjuk rasa pada saat Gubernur Riau dan Kapolda Riau meninjau kegiatan vaksinasi di kampus Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau, Rabu (22/9/2021).

Unjuk rasa digelar untuk menyuarakan aspirasi tentang kesejahteraan rakyat. Hal yang menjadi fokus utama dalam aksi tersebut adalah masalah Blok Rokan, Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan.

Unjuk rasa diawali dengan menghidupkan sirene dan pembentangan spanduk propaganda, dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi oleh Thasya Nur fadilah selaku Menteri Sosial dan Politik BEM UNRI.

Namun sangat disayangkan aspirasi malah disambut dengan tindakan represif oleh aparat dan tidak hanya itu, spanduk propaganda yang terpasang di depan kampus pada pukul 11.32 WIB sudah dicopot.

“Hari ini mahasiswa Universitas Riau ingin berjumpa langsung dengan Gubernur Riau Syamsuar untuk menyampaikan aspirasi yang menjadi perhatian masyarakat provinsi Riau,” kata Wakil Presiden Mahasiswa BEM Unri, Fitrah Agra Nugraha melalui keterangan tertulis yang diterima KataKata, Rabu (22/9/2021).

“Dengan cara apalagi kami bisa beraspirasi, padahal kami hanya ingin menyampaikan aspirasi yang telah dikaji untuk Riau yang lebih baik, namun Gubernur Riau Syamsuar malah meninggalkan lokasi kegiatan,” tutupnya.

Reporter : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Tutup Raimuna Nasional XII, Menpora Dito: Gerakan Pramuka Terbukti Lahirkan Para Pemimpin

rasid

Daftar Posisi Rekrutmen Bersama BUMN 2022 yang Kuotanya Masih Sepi Peminat

rasid

Kwarda Riau Tekankan Pentingnya Susun Rencana Kerja Sesuai Kondisi Terkini

rasid