Lebih Dari Sekadar Kata
Saat membaca Pernyataan Sikap Evaluasi Tujuh Tahun Pemerintahan Jokowi, Rabu, 20 Oktober 2021. [Foto : Dok. BEM SI]

BEM SI bergerak ke Istana, Presiden Jokowi Justru Kunker ke Kalsel

Katakata.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kalimantan Selatan hari ini, sementara Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana menggelar unjuk rasa di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/10).

Jokowi telah meninggalkan Jakarta sejak 07.30 WIB. Ia berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

“Setibanya di Pangkalan TNI AU Syamsudin Noor, Kota Banjarbaru, Presiden akan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Tanah Bumbu, dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU,” dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (21/10).

Jokowi akan meresmikan pabrik biodiesel di Tanah Bumbu. Setelah itu, ia akan berpindah ke Kota Banjarmasin.

Mantan Wali Kota Solo itu direncanakan meninjau Covid-19 di RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh. Dia juga akan menyapa para peserta vaksinasi di sejumlah titik di Provinsi Kalimantan Selatan via telekonferensi video.

“Sebelum kembali ke Jakarta, Presiden akan meninjau sekaligus meresmikan Jembatan Sei Alalak yang ada di Kota Banjarmasin,” ucap Setpres.

Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri BUMN Erick Thohir dalam kunjungan kerja kali ini. Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo juga ikut serta dalam lawatan ini.

Saat Jokowi tak di Jakarta, BEM SI menggelar demonstrasi di sekitar Istana. Aksi unjuk rasa dilakukan dalam rangka 7 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo.

BEM SI menilai kepemimpinan Jokowi tidak membuahkan hasil dalam dua periode. Mereka menilai tak ada terobosan yang dilakukan Jokowi guna mengatasi masalah di Indonesia.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa di Indonesia dari sabang sampai merauke dan seluruh elemen masyarakat untuk mengikuti aksi nasional,” kata Koordinator Pusat BEM SI Nofrian Fadil Akbar melalui keterangan tertulis, Rabu (20/10) kemarin.

Selusin Tuntutan Rakyat

Tujuh tahun sudah Pemerintahan Jokowi berjalan, banyak permasalahan yang menjadi sorotan. BEM SI menilai perlu diperbaiki segala kekurangan – kekurangan yang ada.

Maka dari itu, BEM SI menuntut Pemerintah dengan selusin tuntutan rakyat. Berikut isi tuntutannya :

1. Menuntut dan mendesak pemerintah membatalkan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

2. mendesak pemerintah untuk memperbaiki dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif rendah.

3. Mendesak pemerintah untuk mengembangkan SDA dan SDM yang berada di dalam negeri, tanpa menjadikan utang luar negeri sebagai salah satu sumber pembangunan negara.

4. Wujudkan kebebasan sipil seluas – luasnya sesuai amanat konstitusi.

5. Wujudkan supremasi hukum dan HAM yang berkeadilan

6. Batalkan TWK dan Berhentikan ketua KPK Firli Bahuri.

7. Menuntut pemerintah untuk memberikan afirmasi PPPK guru berusia diatas 35 tahun dan masa mengabdi lebih dari 10 tahun untuk diprioritaskan kelulusannya serta mengangkat langsung guru honorer yang berusia diatas 50 tahun.

8. Mendesak pemerintah untuk segera meningkatkan kualitas pendidikan.

9. Mendesak pemerintah untuk mengembalikan independensi BSNP

10. Mendesak Presiden Jokowi menerbitkan PERPU untuk membatalkan UU Nomor 3 tahun 2020 tentang Minerba.

11. Mendesak Pemerintah agar mempercepat transisi energi kotor menuju energi baru terbarukan.

12. Penegasan UU Pornografi sebagai regulasi hukum untuk menanggulangi konten pornografi yang berdampak pada maraknya pelecehan seksual.

Demikian bunyi tuntutan BEM SI dikutip dari laman Instagram @Aliansi BEM Seluruh Indonesia.

Editor : Rasid Ahmad
Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Sepekan Lebaran Berlalu, Sejumlah Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Masih Tinggi

rasid

Outlet Holywings Pekanbaru Tutup Sementara, Konser Kahitna Pun Batal

rasid

Roesmin Nurjadin Open Base 2023 Berlangsung Meriah, Danlanud: Dapat menumbuhkan Minat Kedirgantaraan

rasid