Lebih Dari Sekadar Kata
Pengamat politik pemerintahan asal Universitas Islam Riau, DR Panca Setyo Prihatin ( Foto : Dok. Pribadi )

Soal Blok Rokan, masyarakat Riau berada pada kondisi dilematis

KataKata.id – Blok Rokan memang sudah dikelola oleh PT Pertamina melalui Pertamina Hulu Rokan. Pemerintah Provinsi Riau dalam hal ini diberi Participating Interest (PI) sebesar 10 persen. pengelolaan PI itu dikelola melalui perusahaan flat merah yang bernama BUMD Riau Petroleum.

Pengelolaan PI tersebut ditanggapi Pengamat Politik Pemerintahan asal Universitas Islam Riau Dr Panca Setyo Prihatin dengan mengatakan kita pada saat ini dihadapkan pada kondisi dilematis.

“Lagi – lagi kita dihadapkan pada kondisi yang serba dilematis,” katanya saat dihubungi, Sabtu (28/8/2021) malam.

Panca menjelaskan, peralihan kewenangan memang terjadi tapi minyak bumi ini kan objek vital nasional makanya pemerintah menyerahkannya ke Pertamina Hulu dan sebagai imbal jasa Riau diberi pengelolaan 10 persennya melalui BUMD Riau Petroleum

“Kalau pengelolaan 10 persen itu tepat guna dan tepat sasaran, saya kira energi daerah untuk melakukan banyak hal akan bisa dilakukan. sama ketika awal reformasi, euforia otonomi daerah begitu kuat tapi apa yang terjadi? korupsi  di Daerah semakin subur, dan angka kemiskinan dan pengagguran tidak berkurang,” jelasnya.

“Dengan kondisi saat ini menjadi pelajaran berharga bagi kita untuk betul-betul memaksimalkan potensi anggaran yang ada untuk kemaslahatan rakyat dan bukan menjadi ladang korupsi yang baru,” ungkapnya.

Dari sisi politik Panca mengatakan perjuangan merebut Blok Rokan adalah perjuangan politik.

“Perjuangan merebut Blok Rokan adalah perjuangan politik dari berbagai macam simpul yang ada,” katanya.

Panca menjelaskan, dari perspektif politik kita bisa melihat adagium politik itu sendiri bahwa tiada keabadian dalam politik kecuali kepentingan. hal ini seolah – olah ingin menjelaskan bahwa aktor – aktor politik lokal sudah terpenuhi segala kepentingannya.

“Padahal kemenangan daerah dalam pengelolaan Blok Rokan ini tidak saja soal siapa dapat apa,” jelasnya.

“Tapi bagaimana Riau bisa semakin maju dengan adanya sumber keuangan baru tersebut,” tutupnya.

Sebelumnya, Participating Interest (PI) 10 Persennya akan dikelola oleh BUMD Riau Petroleum.

“PI 10 persen blok rokan itu akan dikelola oleh BUMD Riau Petroleum. Participating Interest terhadap blok minyak yang ada di provinsi Riau sesuai dengan Permen ESDM No 37 tahun 2016 suatu daerah diberikan penguasaan saham sebesar 10 persen terhadap blok blok minyak dan gas bumi yang ada di wilayah kerja baik itu di Provinsi maupun Daerah,” kata Direktur Riau Petroleum, Husnul Kausarian saat menjadi narasumber pada bincang kelas inspirasi yang disiarkan Youtube RRI Pekanbaru, Senin (9/8/2021) di Pekanbaru.

“PT Riau Petroleum menjadi wujud dari perpanjangan tangan Pemerintah Provinsi Riau untuk mengelola selaku pemegang saham di Participating Interest 10 persen pemerintah tersebut itu adalah landasan dan tupoksi dari PT Riau Petroleum yang sudah dijelaskan oleh pemegang saham,” terang Husnul.

Reporter : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

DPW Partai Perindo Riau Konsolidasi Bacaleg DPD Partai Perindo se Riau

rasid

Raker Dengan Menteri ATR/BPN, Syamsurizal Pertanyakan Nasib Lahan Transmigrasi di Riau

rasid

Jarnas ABW Silaturahmi dengan DPW Nasdem Riau dan Forum RW

rasid