Lebih Dari Sekadar Kata
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat usai bertemu dengan Ketua Umum Partai NasDem di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Ahad (5/6/2022). (Foto: Antara)

SBY Sambangi Surya Paloh di Nasdem Tower

Akankah Berkoalisi di Pilpres 2024 mendatang?

Katakata.id – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambangi Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Nasdem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (5/6/2022).

Kedatangan SBY didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng.

“Ini merupakan kunjungan balasan dari Pak SBY kepada Pak Surya Paloh karena pada waktu Pak SBY berobat di Rochester, Amerika Pak Surya Paloh datang menjenguk,” kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng dikutip Youtube KOMPASTV, Senin (6/6/2022).

“Dan memang sekarang ini Pak SBY sudah sehat dan kesempatan Pak SBY juga untuk bersilaturahim dan sekaligus membalas kunjungan Pak Surya Paloh pada waktu itu,” kata Andi Mallarangeng.

“Memang kan Pak SBY dan Pak Surya Paloh sebenarnya kawan lama. Pada 2004 Pak Surya Paloh juga pendukung Pak SBY pada Pilpres 2004. Keduanya adalah tokoh bangsa. Maka, pastinya juga yang dibicarakan mengenai bagaimana mengelola negeri ini dengan lebih baik di masa mendatang,” terangnya.

Soal koalisi di Pilpres 2024 mendatang, Andi Mallarangeng mengatakan masih terlalu dini.

“Tetapi kemungkinan-kemungkinan itu sangat terbuka,” katanya dikutip Youtube tvOneNews dalam program Apa Kabar Indonesia Malam.

“Kalo soal komunikasi politik dibangun, iya. Sampai sekarang bagi Partai Demokrat Capresnya AHY,” pungkasnya.

“Ini pertemuan dua sahabat lama. Jadi, selain soal nostalgia tentu ada juga pembicaraan-pembicaraan terkait dengan soal apa kepentingan bangsa ke depan,” kata pengurus DPP Partai Nasdem, Saan Mustofa.

“Jadi, dalam konteks ini silaturahmi Pak Surya dan Pak SBY itu membicarakan dalam konteks kepentingan bangsa ke depan karena sekali lagi Pak Surya dari Nasdem selalu menempatkan kepentingan bangsa itu diurutan pertama ,” terangnya.

Saan menjelaskan ini lebih bicara dalam konteks kepentingan strategis bangsa ke depan. Jadi, kita ingin bangsa ke depan ini yang selalu Pak Surya sampaikan kepada kami semua itu adalah selalu jauh lebih baik.

“Selalu lebih baik itu tentu yang pertama adalah bagaimana konteks kebangsaan ini menjadi hal yang penting misalnya terkait dengan soal Pancasila, NKRI dan Kebhinekaan dimana kita terhindar dari politik identitas. Terus juga kita menghindari polarisasi-polarisasi yang ada dimasyarakat karena polarisasi yang terus menerus terjadi tentu akan menjadi ancaman bagi keutuhan bangsa ke depan,” jelasnya.

Soal berkoalisi di Pilpres 2024, Saan berpandangan, itu turunannya saja nanti.

“Ketika kepentingan strategis terkait dengan masa depan bangsa ini sudah ketemu irisannya,” pungkasnya.

Editor: Rasid Ahmad
Sumber: Youtube KOMPASTV, tvOneNews

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Muralkan Indonesia menjadi Trending Topik

rasid

Partai Nasdem Resmi Umumkan 3 Bakal Capres 2024, Berikut Nama-namanya

rasid

Riau Masuk Tiga Besar Temuan BPK Untuk Indonesia Bagian Barat

rasid