Lebih Dari Sekadar Kata
Max Sopacua. [Foto : Dok. id.wikipedia.org]

Max Sopacua Wafat, Berikut Profil Lengkapnya

KataKata.id – Max Sopacua meninggal dunia karena masalah paru-paru. Dia meninggal di RSPAD Gatot Subroto pada Rabu (16/11) pukul 05.35 WIB.

Sebelum meninggal dunia, Max Sopacua sempat dirawat di ICU RSPAD Gatot Subroto selama tiga minggu. Namun, masalah paru-parunya tak bisa tertolong, sehingga pendiri partai Demokrat itu dimakamkan di Bogor.

“Ada masalah yang cukup berat di paru-paru almarhum hampir 3 minggu di RSPAD. Kami masih di RSPAD masih disiapkan untuk diberangkatkan ke rumah duka di Bogor,” ujar putra Max Sopacua, Ferro Sopacua mengutip detikcom.

Lantas, bagaimana sosok Max Sopacua? Untuk mengenangnya, mari simak ulasan di bawah ini.

Lahir di Ambon-Mantan Penyiar di Stasiun TV

Max Sopacua lahir di Ambon, 2 Maret 1946. Dia menikah dengan Tuti Irwatie dan dikaruniai tiga orang anak. Perjalanan kariernya pun dimulai sejak menjadi penyiar televisi.

Max Sopacua merupakan mantan penyiar berita di stasiun TV TVRI. Dia mengenyam kariernya sejak tahun 1985-2002. Selanjutnya, Max Sopacua memilih fokus sebagai penyiar di bidang olahraga. Beberapa program yang menjadi fokusnya yakni:

  • Produser Olimpiade Soul (1988)
  • Produser Piala Dunia USIA (1994)
  • Produser Piala Dunia Prancis (1998)

Bergabung ke Partai Demokrat

Selepas menjadi penyiar, tahun 2004 Max Sopacua bergabung ke Partai Demokrat. Dia menjadi anggota legislatif dari Partai Demokrat. Max Sopacua pun melanjutkan kiprahnya di lembaga legislatif pada tahun 2009-2014.

Sayangnya, pada tahun 2014, dia tak lagi terpilih sebagai anggota Dewan. Meski tak lagi menjabat sebagai anggota Dewan, Max Sopacua mendapat posisi sebagai Majelis Tinggi Partai Demokrat periode 2015-2020.

Sempat Keluar Dari Partai Demokrat

Max Sopacua sempat keluar dari Partai Demokrat dan memilih bergabung dengan Partai Emas pimpinan Hasnaenin. Namun, pada tahun 2021, Max Sopacua keluar dari partai tersebut.

Setelah keluar, Max Sopacua bergabung dan ikut mempersiapkan KLB Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Partai Demokrat Berduka

Max Sopacua dikabarkan meninggal di RSPAD Gatot Subroto karena masalah paru-paru. Kabar itu pun tersebar melalui broadcast whatsapp dan dibenarkan oleh putranya.

Siapa sangka, kabar tersebut mendatangkan duka yang mendalam bagi Partai Demokrat. Elite Partai Demokrat, Rachland Nashidik menyampaikan duka terhadap meninggalnya Max Sopacua.

“Pagi ini mendapat kabar duka. Pak Max Sopacua berpulang dalam usia 75 tahun. Rest in peace, Pak Max,” kata Rachland kepada wartawan lewat cuitan Twitter-nya, Rabu (17/11/2021).

Dia menyebutkan, dirinya selalu menganggap Max Sopacua sebagai sahabat. Hal ini terlepas dari pilihan politik apa pun.

“Saya selalu menganggapmu senior dan sahabat yang menyenangkan, bahkan ketika kita mengambil jalan berbeda,” ujar Rachland.

Senada, Kepala Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra pun ikut berduka atas meninggalnya Max Sopacua. Herzaky berdoa agar keluarga Max tabah.

“Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Kami turut berduka. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” katanya.

Sumber : detik.com 
Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Eksponen Muda Muhammadiyah Riau Deklarasi Dukung Prabowo Gibran

rasid

dr Meiza Ningsih SpTHT-BKL Resmi Mendaftar Calon Legislatif Pekanbaru

rasid

KPU Riau Laksanakan Pelepasan Surat Suara Pemilu 2024 Kepada KPU Kabupaten dan Kota

rasid