Lebih Dari Sekadar Kata
Pengurus Independent Democracy [Foto : Istimewa)

Genap berusia satu tahun, IDE ajak masyarakat melek isu – isu Demokrasi

KataKata.id – Independent Democracy (IDE) genap berusia satu tahun pada bulan ini. lembaga yang konsen membahas isu – isu Demokrasi tersebut sedang merayakan ulang tahun pertamanya.

IDE ini lahir berawal dari kegelisahan terhadap persoalan – persoalan demokrasi dan politik yang dijalankan Pemerintah.

“Di masa pandemi ini Independent Demokrasi itu lahir karena ada keresahan. banyak hak asasi manusia itu yang belum tercover di dalam pemerintahan negara kita ini. jadi, untuk diawal ini masih sebatas meningkatkan partisipasi publik khususnya di Riau agar melek dengan masalah demokrasi dan tidak apatis terhadap kritik,” kata Direktur Independent Democracy, Triandi Bimankalid saat dihubungi KataKata, Sabtu (18/9/2021).

“IDE itu sudah menyelenggarakan diskusi walaupun secara virtual di masa pandemi ini sebanyak kurang lebih tujuh atau delapan. konteks kita, ketika pertama kali berdiri ini bagaimana masyarakat bisa berpartisipasi membahas isu – isu Demokrasi. kita juga ingin masyarakat tidak apatis terhadap isu – isu demokrasi yang berkembang,” ungkapnya.

Triandi menjelaskan, secara makna kita sudah menghimpun berbagai elemen masyarakat. paling tidak masyarakat sudah mengetahui ada Independent Democracy. selain itu banyak juga tokoh – tokoh yang mengapresiasi kinerja kita dan mau bergabung menjadi guru kita dan menjadi petunjuk bagi perkembangan IDE.

“Pada sisi lain kami juga memiliki program berbagi. kegiatannya akan kami laksanakan tanggal 21 hingga 23 September 2021. itu nanti pembagian sembako berupa beras 5 kg kami berikan kepada keluarga yang terdampak Covid-19 dan masyarakat kurang mampu,” jelasnya.

“Kalau soal trend isu, masih soal distrust kepada pemerintah. besarnya ketidakpercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. artinya masyarakat masih kurang puas terhadap kerja – kerja pemerintah,” ungkap Triandi.

“Akumulasi dari beberapa webinar kita itu yang mencuat kesimpulannya ke arah itu. bahwa orang masih mempertanyakan kenapa kinerja pemerintah kok bisa seperti ini. kenapa harus memilih ini,” sambungnya.

“Itu beberapa evaluasi kita selama setahun ini,” tutup Triandi.

“Di era pandemi ini, secara sadar menggeser tatanan demokrasi kita. aktivitas tidak bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya, inovasi-Inovasi mesti kita hadir dan pertahankan. apalagi di IDE diuntungkan dengan diisi oleh anak-anak muda yang punya semangat dan nurani untuk terus bersuara demi membangun negeri ini,” kata Ketua Dewan Pengawas IDE, Asnawir Nasution melalui keterangan tertulis, Sabtu (18/9/2021).

“Harapannya IDE bisa menjadi Patron Demokrasi di Indonesia, khususnya di Riau,” tutupnya.

Reporter : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Shinzo Abe Mantan PM Jepang Ditembak, Begini Kondisi WNI di Prefektur Nara

rasid

La Nyalla Kritik APDESI Yang Akan Deklarasi Presiden Jokowi Tiga Periode

rasid

Demokrat Inhu Gelar Konsolidasi, 2024 Incar 2 Kursi di Dapil IV

rasid