Lebih Dari Sekadar Kata
Komisioner Bawaslu Pekanbaru Rizki Abadi saat menyampaikan sambutan pada Partroli pengawasan Kawal Hak Pilih Pemilu 2024 di lokasi Car Free Day Pekanbaru, Ahad (12/3/2023). (Foto: Rasid Ahmad)

Bawaslu Pekanbaru Masih Menemukan Pantarlih Yang Tidak Melaksanakan Coklit Door To Door

Katakata.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pekanbaru adakan kegiatan patroli pengawasan kawal hak pilih pemilu 2024 di Area Car Free Day (CFD) Pekanbaru, Ahad (12/3/2023).

Komisioner Bawaslu Kota Pekanbaru, Rizqi Abadi menyampaikan terkait dengan kegiatan di Car Free Day ini merupakan ikhtiar Bawaslu kota Pekanbaru dalam mengawal hak pilih juga merupakan perintah dari Instruksi Bawaslu RI Nomor 4 Tahun 2023 salah satunya melakukan patroli pengawasan.

“Salah satu bentuk kegiatannya adalah mendirikan posko keliling hak pilih di setiap kecamatan. Jadi kami sudah mendirikan posko keliling hak pilih. Disini merupakan soft launching nya,” katanya.

“Nanti Panwascam setelah ini melaksanakan kegiatan serupa di kecamatan masing-masing,” ujar Rizqi.

Terkait dengan permasalahan selama proses Coklit, menurutnya, kami menemukan sampai ketingkat pengawas kelurahan masih ditemukan pemilih yang belum dicoklit oleh Pantarlih. Padahal ini kan waktu tinggal dua hari lagi kalau kita lihat dari jadwal dan tahapan yakni sampai tanggal 14 Maret 2023.

“Kemudian kami juga masih menemukan Pantarlih yang tidak melaksanakan coklit door to door. Jadi hanya mencoklit dari rumah saja kemudian menempelkan stikernya. Jadi kita temui stikernya tertempel di rumah tetapi ketika kita tanyakan dengan pemilih yang ada di rumah itu belum ada pantarlih yang menemui pemilih tersebut,” jelasnya.

Penyerahan kaos kawal hak pilih kepada tenaga ahli Bawaslu. (Foto: Rasid Ahmad)

“Jadi hanya stikernya saja yang ditempel,” ujar Rizki.

Bawaslu Pekanbaru menemukan masih ada Partarlih tidak mendatangi pemilih.

“Yang kami temukan yakni Pantarlihnya bahkan tidak mendatangi pemilih dan tidak menempel stiker. Jadi hanya menitipkan di rumah tetangganya saja untuk ditempelkan sendiri stikernya di rumah tetangganya itu,” tutur Rizki.

Terkait masalah-masalah ini, kata dia, kami sudah menginstruksikan Pengawas kecamatan dan pengawas kelurahan di seluruh kota Pekanbaru untuk menyampaikan saran perbaikan.

“Jadi saran perbaikan ini merupakan upaya pencegahan dari Bawaslu,” ujarnya.

Dia menerangkan, Jadi sebelum kita melakukan penanganan pelanggaran kita lakukan upaya-upaya pencegahan.

“Saran perbaikan ini kami sudah layangkan ke KPU beserta jajarannya untuk ditindaklanjuti atau misalnya perlu dilakukan coklit ulang, coklit ulang,” terangnya.

Rizki mengimbau masyarakat untuk mengecek namanya apakah sudah terdaftar di daftar pemilih apa belum. Misalnya kita temukan belum terdaftar maka Bawaslu akan mendata dan mengadvokasi masyarakat tersebut untuk mendaftarkan di daftar pemilih.

“Tetapi ini khusus pemilih yang memenuhi syarat dan pemilih yang tidak memenuhi syarat agar tidak ada lagi didaftar pemilih,” tuturnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Riau, Hasan menambahkan kalau untuk Posko di Riau sudah ada beberapa tetapi kalau untuk yang tersentralisasi sepertinya Pekanbaru. Kalau di Kabupaten/kota yang lain mobile tempatnya. Ada yang di pasar, di sekolah, di perguruan tinggi.

“Jadi yang tersentralisasi hanya di Pekanbaru,” tambahnya.

Untuk pelaksanaan Coklit, kata Hasan, dalam 1 hari ada 10 KK yang kita uji petik. Mudah-mudahan dengan ini yang kita lakukan kita bisa meminimalisir warga masyarakat yang tidak masuk dalam DPT.

“Itu ikhtiar kita,” katanya.

Hasan menjelaskan, kawal hak pilih ini prosesnya akan panjang tetapi kalau kerja Partarlih kan berakhir 14 Maret 2023. Tetapi yang pasti proses-proses pemuktahiran kan panjang sampai dengan penetapan DPT nanti.

Terkait posko tersentralisasi, kata dia, kita tetap sampaikan instruksi itu tetapi kan teman-teman kabupaten kota punya kreativitas masing-masing.

“Yang pasti bahwa output kegiatan itu terpenuhi dalam rangka sosialisasi. Kemudian ada informasi yang sampai ke masyarakat dan masyarakat bisa mengecek data pribadi masing-masing,” katanya.

Hasan mengucapkan Alhamdulillah kota pekanbaru hari ini samblil CFD kan bagi-bagi brosur dan disitu ada informasi dalam rangka bagaimana proses pengecekan dan segala macamnya.

“Intinya pengawas harus kreatif,” ucapnya.

Diketahui, Bawaslu Kota Pekanbaru melaksanakan Patroli Pengawasan Kawal Hak Pilih yang dimulai dari Apel Patroli Pengawasan Kawal Hak Pilih tanggal 27 Februari 2023 sampai dengan 14 februari 2024 di kantor Bawaslu Kota Pekanbaru dan dilanjutkan dengan kegiatan mendirikan Posko Pengaduan Keliling Kawal Hak Pilih pada tanggal 12 Maret 2023 diacara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Jendral Sudirman yang selanjutnya diikuti oleh 15 Kecamatan dan 83 Kelurahan Se Kota Pekanbaru membuat acara yang serupa di pusat keramaian seperti tempat ibadah, tempat pendidikan, pasar traditional dan pasar modern. (Rasid Ahmad)

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Rusidi Rusydan Terpilih Sebagai Ketua KPU Riau

rasid

Hari ke-9, Enam Bacalon DPD Serahkan Dukungan ke KPU Riau

rasid

Usulan Nama-nama Calon Pj Gubernur Riau Versi FKPMR

rasid