Lebih Dari Sekadar Kata
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, Syahrial Abdi. [Dok. Diskominfotik Riau]

Terkait blok Rokan, ini penjelasan Pemprov Riau

KataKata.id Proses Peralihan blok rokan dari Chevron ke Pertamina sudah dilakukan. artinya blok rokan 100 persen akan dikelola pertamina.  Blok Rokan itu nantinya dikelola Pertamina Hulu Rokan (PHR) beroperasi pada 9 Agustus 2021 mendatang.

Terkait blok Rokan ini, pemerintah Provinsi Riau akan menjadikan itu sebuah momentum.

“Terkait dengan peralihan blok rokan tentunya sama – sama kita ketahui bahwa pada tanggal 9 nanti juga  menjadi momentum untuk hal tersebut. karena ini merupakan kewenangan yang berada pada pemerintah pusat kita sudah mendapatkan informasi, beberapa kali audiensi dengan para pengelola yang telah ditunjuk oleh Negara dan tentunya sudah menyampaikan laporan kepada pemerintah provinsi dan stake holder yang ada di Provinsi Riau,” kata  Ketua Tim Asistensi Pemulihan Ekonomi Riau, Syahrial Abdi, saat konferensi pers, Jumat (6/8/2021) siang di gedung daerah Pekanbaru, Riau.

“Mengenai keuntungan kita mengikuti ketentuan perundang – undangan yang berlaku. kesempatan kita untuk memperoleh peluang dari keuntungan pengelolaan oleh PHR pada hari ini dari Chevron tentunya pada industri hulu kita mendapatkan kesempatan bersama – sama BUMD Provinsi Riau dengan pengelolaan PI 10 persen. industri hilir tentunya akan berlaku mekanisme bisnis to bisnis,” terang Syahrial Abdi yang juga Asisten III Setda Riau itu.

“Mudah – mudahan ini akan dimanfaatkan oleh pengusaha – pengusaha lokal kita dan tentunya akses – akses untuk ini akan bersama – sama kita raih karena memang sekarang pengelolanya sudah merah putih,” ungkapnya.

“Paling penting kita jaga adalah kita sadari bahwa ini adalah aset nasional, aset strategis negara, mari bersama – sama kita kelola dengan baik,” sambungnya.

“Mari bersama – sama kita bijak menyikapi peralihan ini. jangan sampai peralihan ini menimbulkan kerugian bagi kita yang ada di daerah, “ tutupnya.

Sebelumnya, Pengelolaan Blok Rokan akan beralih dari Chevron ke Pertamina Hulu Rokan (PHR) mulai Agustus mendatang.

“Terdapat 9 isu dalam alih kelola Blok Rokan. Salah satunya, migrasi data teknis dan operasional yang progresnya mencapai 94 persen itu dengan rincian penyelesaian katalog data selesai, verifikasi data selesai dan selanjutnya menunggu review dan BAP dari pusdatin,” kata Ketua SKK Migas, Dwi Soetjipto dalam konferensi Pers jumat (16/7/2021) siang melalui zoom meeting secara virtual.

“Kita yakin nanti di Agustus awal kita bisa tuntaskan dan kita juga memastikan 9 Agustus  beroperasi,” tutupnya.

Reporter : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Ombudsman Riau Dorong OPD Miliki Unit Pengaduan Layanan Publik

rasid

Maju sebagai Cakades Muda, ini persiapan Andres

rasid

Presiden Segera Keluarkan Perpres Media Sustainability

rasid