Lebih Dari Sekadar Kata
Ketua AMPG Kampar, Niko Ardian ( Foto : istimewa )

Ketua AMPG Kampar “Apresiasi” Bupati kuasai lima unit mobil dinas

KataKata.id – Bupati kampar Catur Sugeng Susanto menguasai lima unit mobil dinas. Mobil yang dibeli dengan uang rakyat itu dipakai semua untuk kepentingan pejabat tersebut.

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Kabupaten Kampar, Yusri.

“Khusus untuk mobil Bupati dibilang lima, itu benar. Di pool itu ada mobil Bupati dan Wakil Bupati. Kebetulan bupati (alm Azis Zaenal) ada halangan tetap, meninggal. tentu mobil dipool,” kata Sekda Kampar, Yusri, kepada wartawan, Rabu (1/9/2021).

Menanggapi isu ini, Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Kampar Niko Ardian mengatakan bahwa yang dilakukan oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto seharusnya diberi apresiasi karena telah membuat Kabupaten Kampar terkenal sampai ke kancah nasional.

“Pertama-tama tentu kita harus  ucapkan selamat kepada Bupati Kampar yang telah berhasil mempromosikan kabupaten kampar di tingkat Nasional,” katanya.

Selain memberi apresiasi, Niko juga salut dengan gaya modis Catur Sugeng sejak menjabat sebagai Bupati.

Menurutnya, gaya modis Bupati sudah mewakili rakyat yang sulit bergaya karena tekanan ekonomi yang berat.

Lanjut Niko menjelaskan, Bupati Kampar yang sekarang terlihat lebih modis dari yang sebelumnya. seperti yang kita lihat di baliho-baliho dan foto-foto media sosialnya. beliau selalu tampil dengan percaya diri menggunakan kacamata hitamnya yang mengkilau. Mungkin itu bagian dari pelayanan beliau kepada masyarakat. Mungkin saja, ini hanya kemungkinan. ya.

“Niat beliau baik, untuk mewakili rakyat-rakyat yang susah bergaya di tengah tekanan ekonomi yang sedang sulit. Susah membeli jam tangan mewah. Susah membeli ikat pinggang mewah. Susah membeli kalung mewah. Sepatu mewah. Dan juga mobil mewah,” jelasnya.

“Bisa jadi yang dilakukan oleh Bupati sekarang adalah mewakili itu semua. mewakili rakyat yang susah mempunyai itu semua. Sebab itulah saya ingin memberi penghargaan kepada beliau sebagai Bupati Kampar terganteng sepanjang masa,” jelas Niko.

Jarang di daerah

Kemudian ketua AMPG Kampar ini juga menyoroti kegiatan Bupati yang jarang sekali berada di daerah, yakni di Kota Bangkinang. melainkan lebih sering berada di rumah pribadinya di Tapung.

“Akhir-akhir ini kita lihat juga Bupati Kampar sering melaksanakan kegiatan pemerintahan di rumah pribadinya. Kita maklumi saja, mungkin rumah dinas Bupati Kampar atau kantor Bupati Kampar yang sekarang sudah tak layak untuk diadakan kegiatan pemerintahan dan pertemuan-pertemuan lain,” jelasnya.

Dikatakan Niko, ya, mungkin lebih layak di rumah pribadi beliau karena lebih nyaman, jauh dari gangguan dan tidak berisik. Atau mungkin supaya tidurnya tidak terganggu oleh keluhan masyarakat. Sekali lagi, kita harus husnuzon kepada Beliau.

Dari itu semua, Niko berharap prestasi yang tengah dilakukan oleh Bupati Kampar ini harus ditingkatkan lagi agar kelak dapat dikenang oleh masyarakat.

“Harapan kita prestasi seperti ini harus ditingkatkan lagi agar dapat dikenang oleh masyarakat banyak nantinya. Kita harus bersyukur dan ambil hikmah atas semua ini. Saya kira masalah mobil dinas ini biasa-biasa saja, seperti apa yang disampaikan oleh Sekda dalam konferensi persnya, yaitu sudah sesuai aturan,” sambungnya.

Sebelumnya, berdasarkan peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 tahun 2006, kepala daerah (Bupati/Walikota) hanya diperbolehkan menguasai maksimum dua unit mobil dinas.

“Ternyata, menurut Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2006, seorang Kepala Daerah (Bupati/Wali Kota) hanya diperbolehkan menguasai dua unit mobil dinas saja,” kata Ketua Pansus Aset DPRD Kampar, Ansor, seperti dikutip dari Antara, Selasa (31/8/2021).

Reporter : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Dosen IP Unri gelar PKM tentang partisipasi masyarakat dalam pembuatan Perda

rasid

Jokowi Resmi Lantik Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI

rasid

Dinas PMD Dukcapil gulirkan dana bantuan untuk Bumdes di Riau

rasid