Lebih Dari Sekadar Kata
Sirkuit Mandalika. [Foto: Kemenparekraf]

Jokowi, Bamsoet hingga Pembalap kebanggaan Indonesia Jajal aspal sirkuit Mandalika

Katakata.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Ketua DPRD DKI Jakarta sekaligus Ketua Dewan Penasihat Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Prasetyo Edi Marsudi mencoba lintasan Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, NTB, pada Jumat siang (12/11).

Presiden Joko Widodo menggunakan motor custom Kawasaki W175 berwarna hijau. Sedangkan Bamsoet dan Prasetyo Edi Marsudi menggunakan motor listrik Gesit Karya Anak Bangsa.

Bamsoet bersyukur Indonesia bisa menambah koleksi sirkuit bertaraf internasional yang bisa dipakai menyelenggarakan berbagai kejuaraan balap motor bergengsi, seperti World Superbike hingga MotoGP.

“Dibangun oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo sejak tahun 2019, Pertamina Mandalika International Street Circuit akhirnya bisa selesai dikerjakan dan diresmikan penggunaannya oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini,” ujar Bamseot mengutip rmol.id.

Bamsoet menjelaskan, Pertamina Mandalika International Street Circuit memiliki panjang lintasan mencapai 4,31 Km dengan 17 tikungan.

Aspal yang digunakan juga bukan sembarangan, tetapi pakai tingkat yang mewah dengan sebutan SMA atau stone mastic asphalt. Permukaan aspal sangat rata, kerekatan antar partikel pun tidak berdempetan, sehingga tidak ada yang menumpuk. Teknologi terbaru ini bisa menghemat perawatan. Lebih dari lima tahun tidak perlu dilakukan resurface atau pelapisan ulang.

Ditambahkan Bamsoet, keunggulan lainnya terletak pada daya cengkram dengan roda yang tinggi sehingga dapat meningkatkan kecepatan dan kemudahan manuver berkendara pada pengendara.

“Bahkan lintasan sirkuit dapat digunakan dengan kecepatan puncak hingga 310 kilometer per jam,” tuturnya.

Selain itu, kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini, paddock area sirkuit sanggup menaungi 40 garasi. Kapasitas grand stand seating mencapai lebih dari 50.000 tempat duduk, sementara non-seated area (tribun berdiri) sanggup menampung 138.000 orang.

Penonton juga bisa menyaksikan balapan dari hospitality suites yang direncanakan berkapasitas 7.700 penonton. Seluruhnya dikerjakan dengan sangat serius dan penuh ketelitian. Demi memberikan kenyamanan dan pengalaman berkesan bagi pembalap, crew, hingga turis yang datang ke Lombok.

“Setelah diresmikan, pada November 2021 ini Pertamina Mandalika International Street Circuit telah mendapatkan kepercayaan menggelar dua kejuaraan internasional bergengsi, yakni Idemitsu Asia Talent Cup pada 12-14 November 2021, dilanjutkan World Superbike pada 19 hingga 21 November 2021. Puncaknya, MotoGP pada 20 Maret 2022,” demikian Bamsoet.

Selain Jokowi, Bamsoet, Prasetyo, turut serta mencoba lintasan Pertamina Mandalika International Street Circuit, antara lain Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah.

Kemudian, pembalap kebanggaan Indonesia peraih runner-up FIA Endurance Trophy for LMP2 Drivers WEC 2021 Sean Gelael, serta empat pembalap muda Indonesia yang berlaga dalam Idemitsu Asia Talent Cup 2021, yaitu Herlian Dandi, Herjun Atna Firdaus, Dheyo Wahyu dan Fadillah Arbi.

Pertamina sponsor utama

Pjs VP corporate Communication Pertamina, Heppy Wulansari menjelaskan, Pertamina telah menandatangani kesepakatan di mana tertuang prestasi dan kontraprestasi.

Dukungan Pertamina terhadap pengembangan Mandalika tidak hanya untuk Circuit Naming Right yang diberi nama “Pertamina Mandalika International Street Circuit” namun juga menjadi ajang promosi pada event MotoGP Mandalika yang direncanakan pada tahun 2022.

Adapun lewat kerjasama bisnis dalam pengembangan Mandalika ia berharap bisa mendapatkan keuntungan seperti peningkatan brand dan reputasi perusahaan. Melalui event internasional.

“Sehingga dengan adanya Pertamina memperoleh global exposure untuk mendukung aspirasi Pertamina menjadi BUMN Go Global dengan nilai pasar US$ 100 juta di tahun 2024,” jelas dia mengutip Kontan.co.id, Senin (8/11).

Adapun partisipasi Pertamina dalam pengembangan Mandalika termasuk sirkuit dan event balap MotoGP di Mandalika juga diharapkan dapat memberikan dampak multiplayer effect bagi kemajuan ekonomi dari sektor pariwisata.

Lebih lanjut, Heppy bilang melalui kerja sama sponsorship, Pertamina nantinya akan bergerak mendorong pengembangan bisnis B2B atau business to business di antaranya yang sudah ditindaklanjuti yakni bitumen.

“Nantinya produk lainnya seperti bahan bakar minyak dan elpiji, produk pelumas, serta pemanfaatan MyPertamina akan juga kita kembangkan. Selain itu peluang pengembangan energi baru terbarukan di Mandalika International Circuit juga terbuka,” tambah dia.

Adapun keuntungan lain yang diperoleh Pertamina selain penggunaan nama Pertamina sebagai bagian dari nama sirkuit, saat ini terdapat beberapa spot iconic yang dibangun menggunakan logo Pertamina atau logo Pertamina Mandalika International Street Circuit pada area sirkuit Mandalika di antaranya adalah Circuit Name Monument Front Gate, Circuit Name Landmark (North, East, and West) dan 360 Hill Giant Signage (Turn 10, South Area).

“Adapun sirkuit Mandalika ini memiliki berbagai keunikan dan keindahan alam yang tidak ditemui di venue lainnya di seluruh dunia sehingga exposure Pertamina juga akan lebih maksimal sejalan dengan expose sirkuit Mandalika itu sendiri,” tutupnya.

Sumber : RMOL, Kontan
Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Presiden Jokowi umumkan PPKM Darurat Jawa-Bali, lihat rinciannya

abbas

Wagubri: Kepala OPD Jangan Jadikan Covid Alasan Realisasi APBD 2021 Rendah

rasid

Ketua KASN Ingatkan Mobil Dinas Jangan Dipakai Mudik, Berikut Upaya Pemprov Riau

rasid