Lebih Dari Sekadar Kata
Raja Saspi Kurniawan saat menjadi nara sumber podcast diskominfotik Riau (Foto : Tangkapan layar/Youtube)

Dinas PMD Dukcapil gulirkan dana bantuan untuk Bumdes di Riau

KataKata.id – Provinsi Riau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kependudukan Catatan Sipil menggulirkan bantuan dana untuk peningkatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang ada di Riau.

“Khusus Riau, program kami namanya pemberdayaan ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). program ini telah berjalan dari tahun 2019 kita teruskan di 2020 dan di tahun 2021 peruntukannya adalah untuk sektor ekonomi, ” kata Sekretaris Dinas PMD Dukcapil, Raja Saspi Kurniawan melalui Youtube Podcast Diskominfotik Riau, Kamis (9/9/2021).

“Bumdes ini fungsinya memberdayakan ekonominya karena untuk penanganan langsung terhadap Covid itu sudah dianggarkan dari dana desa. pada tahun 2021 anggaran dari pusat yang langsung ke kabupaten kota itu lebih kurang 1,4 Triliun. pada saat ini yang sudah kita salurkan untuk PPKM Mikro saja itu sebesar 22 Miliar dari saluran dana desa tahun 2021,” papar Raja Saspi.

Raja Saspi menjelaskan Bumdes itu, ada Bumdes dasar dan mandiri. Bumdes ini melalui verifikasi kita dan data yang kita punya di tahun 2020 terjadi kenaikan terhadap desa maju dan ini dampaknya luar biasa bagi perekonomian masyarakat desa.

“Secara spesifik, bantuan dana untuk Bumdes itu digunakan untuk meningkatkan fasilitas percepatan ekonomi desa. jadi, setiap desa itu dibantu lebih kurang 100 juta per desa. peruntukannya sudah ada dan untuk percepatan dana desa kita menganggarkan lebih kurang 76 juta per desa dan sisanya itu untuk kelembagaan desa,” jelasnya.

“Kegiatan dilaksanakan melalui program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan swakelola di desa. dalam pelaksanaan PKTD ini tetap menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Raja Saspi mengatakan jenis kegiatan bisa dalam bentuk pembuatan atau peningkatan jalan desa, jembatan desa dan kegiatan lain dalam rangka percepatan ekonomi desa.

“Bisa juga digunakan untuk rehabilitasi bangunan milik desa,” katanya.

Bantuan ini diharapkan Raja Saspi tepat sasaran agar ekonomi desa meningkat.

“Pemerintah kabupaten kota diharapkan bagi desanya yang telah mendapatkan bantuan, bisa digunakan semaksimal mungkin,” ujarnya.

“Dalam hal pemberdayaan masyarakat desa ini ada dua konsentrasi kita. pertama, tentang kelembagaan desa. bagaimana kelembagaan desa mendapatkan pembaharuan dan kelembagaan berjalan sesuai dengan aturan – aturan yang ada. kita harapkan tidak hanya dari salah satu sektor saja. harus bersama – sama kita menggerakkan pembangunan di desa karena kalau desa maju kita maju juga,” terang Raja Saspi.

“Kedua, percepatan pengembangan ekonomi desa dan peningkatan penyelenggaraan kelembagaan desa,” tambahnya.

“Dengan adanya dua konsentrasi program tersebut diharapkan desa semakin maju sesuai dengan tagline kita Desa Maju Riau Berdaya Saing,” tutupnya.

Reporter : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Jokowi Sentil Anak Buahnya Yang Tidak Memiliki Sense Of Crisis Terhadap Kesulitan-Kesulitan Rakyat

rasid

Imbas Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Riau Meningkat

rasid

Presiden Jokowi Akan Kunker ke Riau, Berikut Agendanya Selama di Riau

rasid