Lebih Dari Sekadar Kata
Sosialisasi Pencegahan Kasus Pertanahan Provinsi Riau di Pekanbaru, Senin (1/11/2021). [Foto : Mediacenterriau]

Kampar Penyumbang Tertinggi kasus Tanah di Riau

KataKata.id – Sepanjang tahun 2015 hingga 2020 ditemukan 172 kasus sengketa dan konflik pertanahan yang harus diselesaikan di Riau. Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) provinsi Riau, M Syahrir menyebut, Bidang Pengendalian dan Penanganan Sengketa, Kanwil BPN Provinsi Riau telah melakukan tipologi kasus tersebut.

Dari 172 kasus sengketa, konflik dan perkara pertanahan yang ditemukan, Syahrir mengatakan, bahwa yang paling menonjol adalah sengketa penguasaan dan pemilikan tanah yang mencapai 102 kasus atau sekitar 59 persen.

Adapun yang menjadi akar masalah pada sengketa tersebut, kata Syahrir, adalah tanah tidak dikuasai dan tidak dimanfaatkan oleh pemilik tanah. Menurutnya, meskipun sudah mempunyai sertifikat, tanah harus dipelihara dengan baik sehingga tidak menjadi sengketa dan konflik dikemudian hari.

“Sengketa penguasaan dan pemilikan tanah ini banyak terjadi ketika si pemilik tanah merasa telah mempunyai sertifikat. Lalu, tanahnya ditinggal berpuluh tahun, hingga akhirnya tanah tersebut digarap orang lain,” jelas Syahrir saat menghadiri dan membuka dengan resmi acara Sosialisasi Pencegahan Kasus Pertanahan Provinsi Riau Tahun Anggaran 2021 di Pekanbaru, Senin (01/11/2021).

“Walaupun kita sudah punya sertifikat, tanah harus dipelihara dengan baik,” ujarnya.

Adapun sengketa, konflik dan perkara pertanahan lainnya yang ada di Provinsi Riau yakni, prosedur letak batas dan luas, prosedur pendaftaran hak, prosedur penetapan hak. Kemudian, prosedur peralihan hak, pengadaan tanah, pelaksaan putusan pengadilan, ganti rugi tanah ex partikelir, serta tanah ulayat.

Sementara itu, dari sisi lokasi tanah, Syahrir mengatakan, Kabupaten Kampar menjadi penyumbang tertinggi kasus pertanahan di Riau yang mencapai hampir 42 kasus. Lalu, disusul Kota Pekanbaru dengan 39 kasus pertanahan.

“Kasus di Kampar banyak terjadi di daerah perbatasan yaitu batas Kampar dengan Kota Pekanbaru,” tutupnya.

Sumber : Mediacenterriau
Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Kabar Gugatan Terkini dan Solusi Palsu Pengelolaan Sampah Kota Pekanbaru

rasid

Amblas sepanjang 50 Meter, lalu lintas Jalan Lobak buka-tutup

rasid

Perhutanan Sosial Solusi Konflik Masyarakat Dosan dengan PT Arara Abadi

rasid