Lebih Dari Sekadar Kata
Ilustrasi banjir di kota Dumai. [Mediacenterriau]

BPBD Dumai Salurkan Bantuan 500 makanan kepada warga terdampak banjir

KataKata.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai memberikan bantuan logistik Sebanyak 500 makanan kepada para warga yang terdampak banjir.

Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya banjir di Kota Dumai pada Kamis (28/10/2021) Pukul 11.00 WIB.

“BPBD Kota Dumai melaporkan terdapat 695 KK / 2.731 jiwa dan 695 unit rumah terdampak. Banjir ini melanda pemukiman warga di Kelurahan Bukit Datuk di Kecamatan Dumai Selatan dengan tinggi muka air berkisar antara 50 – 100 sentimeter,” kata Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dikutip dari situs resmi BNPB.

“Pasca kejadian, BPBD Kota Dumai melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna melakukan penanganan darurat,” terang Abdul.

“Salah satunya dengan mendirikan tenda dan dapur umum. Hingga kini, dilaporkan ketinggian debit air sudah mulai berkurang sekitar 10 sentimeter dari kondisi awal,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Dumai berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga tiga hari kedepan (31/10/2021).

Sementara itu, analisa InaRISK menunjukkan Kota Dumai memiliki potensi risiko banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

Menyikapi hal ini, BNPB menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga, terlebih dalam menghadapi potensi La Nina yang dapat terjadi pada periode Oktober 2021 sampai dengan Februari 2022. Peningkatan curah hujan ini berpotensi memicu terjadinya risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang.

Masyarakat dapat memantau informasi prakiraan cuaca dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan melalui BMKG serta memeriksa potensi bencana disekitar wilayah melalui InaRisk.

Upaya Pemerintah Tanggulangi Banjir

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengunjungi korban banjir di Kota Dumai. Ia datang sekaligus memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir, pada Sabtu (30/10/21).

Adapun lokasi yang menjadi titik peninjauan Syamsuar ke Dumai yaitu, di kelurahan Bukit Datuk dan Kelurahan Bumiayu kecamatan Dumai Selatan.

Untuk diketahui, bencana banjir Kota Dumai dilaporkan akibat tingginya intensitas curah hujan di wilayah kota itu. Jumlah yang terimbas di dua kelurahan tersebut tercatat sebanyak 2.731 jiwa.

Selanjutnya, sarana dan prasarana untuk evakuasi banjir ini terdapat dua unit perahu fiber BPBD Kota Dumai, satu unit perahu Karet BPBD Kota Dumai. Kemudian, satu unit perahu karet MHC, satu unit perahu karet Polresta Dumai, dan satu unit perahu karet Rumah Penjelajah.

Mengutip mediacenterriau, Saat ini upaya yang telah dilakukan oleh tim penanganan banjir di lokasi itu di antaranya, melakukan koordinasi dengan stakeholder penanganan banjir terkait.

Tim telah mendirikan dapur umum lapangan, melakukan asesmen dan kebutuhan logistik, menyiapkan tempat pengungsian dan mengevakuasi korban terdampak banjir.

Sementara, bentuk dukungan yang telah diberikan oleh Pemerintah provinsi Riau melalui Dinas Sosial Provinsi Riau yaitu, mobil dapur umum serta peralatannya, tenda serbaguna satu unit, tenda pengungsi merah putih satu unit, tenda keluarga lima unit, matras 10 pcs, dan tenda gulung lima pcs.

Selain itu, bantuan lainnya velbed 10 unit, makanan anak lima dus, bantuan beras sebanyak 300 Kg, serta personil Taruna Siaga Bencana (Tagana) 10 orang.

Sementara itu Walikota Dumai Paisal mengatakan Anggaran mengenai penanganan banjir ini akan didiskusikan tahun ini juga.

“Kalau tahun ini clear, langsung kita buat embung 10 hektar untuk memecah air hujan yang berada diatas,” katanya lewat sebuah video, Kamis 28 Oktober 2021.

“Kami telah mengintruksikan kepada pihak terkait untuk melakukan pemenuhan kewajiban dan peran serta seluruh komponen masyarakat dalam upaya penanggulangan banjir ini,” jelasnya.

“Sudah disiapkan juga tim kesehatan dengan rincian 1 orang dokter dan 2 perawat lapangan yang turun ke lokasi setiap harinya,” ujarnya.

“Mohon doanya semoga kondisi ini cepat kembali normal,” tutup Paisal.

Reporter : Rasid Ahmad

Print Friendly, PDF & Email

KataTerkait

Kahmi Pekanbaru Dorong Masyarakat Gunakan Mobil Listrik

rasid

KAHMI: 90 persen Lahan di Tanah Air Hanya Dikuasai Segelintir Orang Saja

rasid

Penanganan Sampah Di TPS dan TPA Belum Sesuai Dengan Putusan PN Pekanbaru

rasid